Turki Gempur Kurdi di Suriah

share on:

Karkamis, Jubi – Tentara Turki dan sekutunya bergerak lebih dalam di Suriah menduduki wilayah kekuasaan pasukan Kurdi pada hari kelima gerakan lintas-perbatasan. Aksi serangan ini menewaskan setidak-tidaknya 35 warga. 

Peta perbatasan Turki-Suriah/ cmes.arizona.edu
Peta perbatasan Turki-Suriah/ cmes.arizona.edu

Pejabat Turki telah menyatakan bahwa tujuan mereka di Suriah adalah untuk memastikan agar pasukan Kurdi tidak memperluas wilayah yang telah mereka duduki di sepanjang perbatasan Turki, saat mereka mencoba untuk mengusir kelompok ISIS dari wilayah kekuasaan mereka.

Sejumlah pesawat tempur Turki terbang di Suriah utara pada fajar dan serangan artilerinya mengenai sejumlah kedudukan gabungan petempur Kurdi.

Menurut Lembaga Pengawas Hak Asasi Manusia Suriah, pertempuran itu terjadi pada malam hari di sekitar dua desa.

Militer Turki mengatakan bahwa 25 petempur Kurdi tewas dalam serangan udara tersebut. Akibatnya, sejumlah petempur terkait Kurdi memutuskan mundur dari wilayah yang disasar pasukan Turki.

Turki, yang juga menghadapi pemberontakan Kurdi di wilayahnya, mengerahkan sejumlah tank dan pasukan ke Suriah untuk mendukung sekutu pemberontak Suriah mereka.

Pasukan dukungan Turki pertama kali merebut kendali atas kota Jarablus dari kelompok IS sebelum bergerak ke selatan ke sejumlah wilayah, yang diduduki petempur Kurdi. Mereka juga bergerak ke arah barat menuju sejumlah tempat, yang diduduki IS.

Meskipun demikian, pergerakan Turki sejauh ini berfokus terhadap para pasukan yang berhubungan dengan Pasukan Demokratis Suriah (SDF) yang didukung oleh pihak Kurdi.

SDF mendapatkan dukungan dari Amerika Serikat, yang memandang kelompok itu sebagai sebuah sekutu Suriah yang efektif untuk menghadapi ISIS.

Jadi langkah Turki terhadap pasukan yang berhubungan dengan SDF itu menjadi titik perdebatan dengan sesama anggota NATO itu, menambahkan kebingungan tersendiri dalam perang Suriah yang meletus pada 2011 lalu dengan adanya pemberontakan terhadap Presiden Bashar Al Assad dan telah menarik sejumlah negara sekitar dan kekuatan dunia ke dalam konflik. (*)

Editor : Lina Nursanty
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Turki Gempur Kurdi di Suriah