Spesialis: Anak Butuh Nutrisi Cukup untuk Tumbuh Kembang

share on:
Dokter Nirwan, Specialis Patologi Anatomi – Jubi/Roy Ratumakin.
Dokter Nirwan, spesialis Patologi Anatomi. – Jubi/Roy Ratumakin.

Jayapura, Jubi – Nutrisi sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Untuk itu, orang tua wajib mengetahui nutrisi apa saja yang harus diberikan kepada buah hatinya sejak awal kehamilan ibu, dilahirkan, hingga anak tersebut usia dua tahun.

Dokter Nirwan, spesialis Patologi Anatomi mengatakan, tumbuh kembang anak di hitung mulai dari nol tahun atau sejak masih dalam kandungan ibunya, hingga anak tersebut berumur dua tahun.

“Kalau mau anak yang berkualitas, pemberian nutrisi sudah harus diberikan pada saat masih dalam kandungan ibunya,” katanya kepada wartawan di halaman Kantor BKKBN Wilayah Papua, Rabu (31/8/2016).

Menurutnya, umumnya orang tua tidak memperhatikan nutrisi yang baik kepada anak-anaknya. Hal tersebut akan mengakibatkan perkembangan sel-sel otak akan lemah dalam hal sosialisasi hingga pada perkembangannya di bangku sekolah.

“Pemberian nutrisi tidak mengenal batas usia, namun yang terpenting adalah nutrisi wajib kepada anak, yaitu pada usia nol tahun hingga usia dua tahun. Selebihnya bisa diberikan nutrisi juga sembari dilakukan pemberikan informasi kepada anak,” ujarnya.

Dikatakan, banyak faktor yang menghambat pertumbuhan otak pada anak. Tapi paling umum harus mendapatkan pendampingan orang tua dan tahu hal-hal yang harus diperhatikan sebagai kebutuhan anak.

“Mengacu saja pada prinsip-prinsip empat sehat lima sempurna, itu saja sudah cukup,” katanya.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Jayapura, Betty Puy mengatakan, selain nutrisi perkembangan karakter anak juga harus melalui organisasi.

Untuk mewujudkan sumber daya manusia anak, lembaganya melibatkan Wahana Visi Indonesia area Port Numbay untuk melakukan pembinaan kepada anak-anak, khususnya di Kota Jayapura untuk mempersiapkan sumber dya alam anak di kampung.

“Dengan terbentuknya karakter anak, kami berharap mereka bisa merencanakan kepentingan mereka, baik tingkat musrembang, kelurahan, maupun kampung, selain itu mereka juga bisa menyampaikan apa itu reproduksi dan bahaya miras kepada sesamanya,” katanya. (*)

Editor : Syofiardi
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Spesialis: Anak Butuh Nutrisi Cukup untuk Tumbuh Kembang