Jumlah Usaha di Papua Tumbuh 33,3 Persen

share on:
Usaha pedagang telur di Jayapura. -Jubi/ Sindung
Usaha pedagang telur di Jayapura. -Jubi/ Sindung

Jayapura, Jubi- Dunia usaha di Papua tumbuh signifikan. Berdasarkan data Sensus Ekonomi 2016 tahap awal, terdapat 151,9 ribu usaha atau tumbuh 33,3 persen dalam satu dasawarsa.

Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analis Statistik Eko Mardiana mengatakan, data hasil sensus ekonomi BPS 2016 masih direkaputalasi dan penyempurnaan. Hasil akan dirilis akhir November 2016.

“Untuk jumlah unit usaha yang sudah terdata pada sensus Ekonomi 2016 adalah 151,9 ribu unit usaha di Papua, jumlah tersebut mengalami pertumbuhan sebanyak 33,3 persen dalam 10 tahun terakhir, dihitung dari sensus ekonomi sebelumnya yang dilakukan 2006,” katanya.

Dari jumlah tersebut, unit usaha yang memiliki bangunan khusus sebanyak 32,4 ribu unit. Sedangkan unit usaha yang tidak memiliki bangunan khusus jauh sebanyak 119,5 ribu.

Berdasarkan kabupaten dan kota, Kota Jayapura adalah daerah dengan jumlah usaha terbanyak, yaitu 28,1 ribu. Namun dilihat dari pertumbuhannya usaha tertinggi dan signifikan adalah Kabupaten Lanny Jaya sebesar 1.164 persen dan diikuti Kabupaten Pegunungan Bintang dengan pertumbuhan mencapai 441,5 persen.

“Jadi usaha di sini masih mejanjikan, prospek ke depan lebih baik, khususnya di wilayah Timur Indonesia  sebesar 51,1 persen untuk Papua dan Maluku,” kata Eko.

Pada skala nasional, sensus ekonomi 2016 mencatat 26,7 juta usaha di seluruh Indonesia. Jumlah itu tumbuh sebesar 17,62 persen dalam satu dasawarsa terkhir ini. (*)

Editor : Syofiardi
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Jumlah Usaha di Papua Tumbuh 33,3 Persen