Kasus Sugapa, PMKRI Minta Kapolda Papua Pecat Oknum Brimob

share on:
Ketua Presidium PMKRI St. Efrem Kota Jayapura, Simon Petrus Bame - Jubi/Abeth You
Ketua Presidium PMKRI St. Efrem Kota Jayapura, Simon Petrus Bame – Jubi/Abeth You

Jayapura, Jubi – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) St. Efrem Cabang Kota Jayapura meminta kepada Kapolda Papua agar segera mengambil tindakan hukum terhadap oknum Brimob yang diduga melakukan tembakan terhadap Otianus Sondegau (15) di Sugapa, Intan Jaya.

“Kami minta kepada Kapolda Papua segera memecat dengan tidak terhormat kepada Brimob yang tembak mati Otianus itu,” jelas Ketua Presidium PMKRI St. Efrem Kota Jayapura, Simon Petrus Bame kepada Jubi, Kamis, (01/09/2016) di Jayapura.

Dikatakan Bame, pihaknya juga menyayangkan sikap Brimob yang semakin tidak mengedepankan nilai kemanusiaan. Sehingga, jika terjadi keributan langsung melakukan penembakan terhadap warga, terutama anak-anak muda Papua.

Ditegaskan, oknum Brimob yang telah menembak mati terhadap  telah melanggar 10 perintah Tuhan Allah. “Oknum Brimob yang menembak mati Otianus Sondegau itu telah melanggar perintah Tuhan Allah poin lima yang berbunyi Jangan Membunuh,” katanya.

Ia juga meminta kepada kepolisian Republik Indonesia agar mengevaluasi kinerja aparat keamanan di tanah Papua. “Perbuatan Brimob di Sugapa itu telah melanggar moral dan akan ada sangsi badaniah,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Intan Jaya (IPMIJ) se Jayapura, Melianus Duwitauw menyebutkan sejumlah tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh Brimob Polda Papua di Sugapa. Tanggal 29 September 2014, pukul 17.00 WP Brimob tembak Seprianus Japugau (22), kena luka tembak di perut dan Benyamin Agimbau (30) luka parah karena dipukul popor senjata oleh anggota Brimob.

“Peristiwa ini terjadi di lapangan Sepak Bola Yokatapa. Peristiwa ini juga menyebabkan dua anggota Brimob terluka,” kata Melianus.

Menurutnya, tragedi di Sugapa tidak bisa disembunyikan entah oleh siapapun, sebab pelakunya telah diketahui oleh publik, yaitu diduga oknum Brimob Detasemen C.

“Kasus penembakan terhadap saudara Otinus Sondegau terjadi pada siang hari. Dan kita semua sudah ketahui pelakunya adalah oknum Brimob yang ada di Intan Jaya. Maka, kami meminta tidak ada orang yang bisa sembunyikan,” jelas Melianus Duwitauw. (*)

Editor : dominggus
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kasus Sugapa, PMKRI Minta Kapolda Papua Pecat Oknum Brimob