LPMA Swamemo Minta Pemkab Tegas Soal Degeuwo

share on:
Tambang di tepian Sungai Degeuwo oleh PT. Martha Mining - Jubi/IST
Tambang di tepian Sungai Degeuwo oleh PT. Martha Mining – Jubi/IST

Dogiyai, Jubi – Lembaga Pengembangan Masyarakat Adat Suku Walani, Mee dan Moni (LPMA SWAMEMO) meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab ) Wilayah Adat Meepago agar mengambil  langkah konkret menyelesaikan persoalan eksploitasi illegal di sepanjang Degeuwo.

Menurut Sekretaris LPMA SWAMEMO, Yohanes Kobepa, permasalahan eksploitasi banyak pengusaha dan perusahaan illegal di sepanjang Degeuwo ini sudah terlalu lama dan sudah menciptakan masalah-masalah sosial lainnya.

“Sudah 12 tahun mereka mengeruk kekayaan emas, sejumlah pengusaha mendatangkan minuman keras (miras) hingga Wanita Tuna Susila (WTS) dari luar Papua  terus membludak di sepanjang Degeuwo. Seiring hadirnya pengusaha dan perusahaan ilegal, puluhan warga setempat juga korban, akibat ditembak aparat keamanan,” kata dia Rabu (31/8/2016) melalui telepon selular dari Jayapura.

Karena kehadiran perusahaan dan aktivitas tersebut, lanjutnya, banyak persoalan yang terjadi di Degeuwo. “Pembunuhan dan intimidasi terhadap Masyarakat Adat Suku Walani, Mee dan Moni, perampasan dan pencurian hasil kekayaan alam oleh oknum pengusaha liar, kerusakan lingkungan, penebangan hutan, kehancuran tanah, dan penggusuran gunung keramat milik masyarakat, “ kata Yohanes sambil menambahkan bahwa berbagai penyakit sosial dan HIV/AIDS meningkat juga karena aktivitas seks komersil yang juga meningkat.

Untuk itu pihaknya meminta Pemprov Papua dan Pemkab Paniai segera menyelesaikan persoalan Degeuwo, “jangan sampai terjadi konflik horizontal,” ujarnya.

Alexander Pakage, Sekretaris Lembaga Dewan Adat Mee (LDAM) Kabupaten Dogiyai, juga turut menyesalkan pembiaran persoalan-persoalan tersebut.

“Kalau masih saja tidak ditangani dengan serius, dampak buruk bagi masyarakat tentu saja akan mengancam masa depan kehidupan warga masyarakat setempat, khususnya generasi muda yang baru tumbuh,” kata dia. (Agus Tebai)

Editor : Zely Ariane
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  LPMA Swamemo Minta Pemkab Tegas Soal Degeuwo