PIANGO Ajak Seluruh NGO di Pasifik Berkumpul di Pohnpei

share on:

Pohnpei, Jubi – Kurang lebih 80 organisasi nonpemerintah (ornop) akan berkumpul di sela pertemuan Forum Pimpinan Pasifik (PILF) di Pohnpei. Pertemuan para ornop itu akan membahas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat Pasifik. 

Direktur Eksekutif PIANGO, Emele Duituturaga/ pina.com.fj
Direktur Eksekutif PIANGO, Emele Duituturaga/ pina.com.fj

“Forum ini nanti tidak hanya kesempatan bagi actor regional berdialog dengan ornop nasional dalam PILF, melainkan juga untuk memperkuat kerjasama ornop dan masyarakat sipil untuk efektivitas pembangunan antara ornop di Pasifik utara, Selatan, dan Barat,” ujar Direktur Eksekutif Asosiasi Ornop Kepulauan Pasifik (PIANGO), Emele Duituturaga seperti dikutip dari pina.com.fj pada Kamis (1/9/2016).

Emele mengatakan, forum ini juga bisa digunakan sebagai sarana bertukar informasi atas kebijakan pembangunan terkini yang mempengaruhi kerja ornop dan organisasi masyarakat sipil lainnya.

“Tema-tema kunci yang akan dibahas dalam forum nanti termasuk adalah agenda pencapaian target pembangunan berkelanjutan (SDGs) tahun 2030, kerangka kerja regionalisme di Pasifik, dekolonisasi dan penentuan nasib sendiri-kasus Papua Barat-, pembangunan perempuan dan kesadaran gender, kepemimpinan generasi muda, dan peranan dari platform bersama yang memayungi seluruh kegiatan tersebut,” ujar Emele.

Menurut dia, saat ini banyak ornop dan organisasi masyarakat sipil yang belum memahami SDGs dan kerangka kerja regionalisme di Pasifik. Selain itu, mereka juga tidak memiliki akses atau kapasitas untuk mempengaruhi kebijakan regionalnya masing-masing.

Oleh karena itu, kelompok ornop dan masyarakat sipil perlu didukung. “Ornop saat ini memiliki peran yang sama penting sebagai aktor pembangunan inklusif dan kerjasama saling menguntungkan,” tuturnya.

Sementara itu dilakukan, fokus perhatian harus ditekankan pada peningkatan kapasitas ornop dalam mempengaruhi agenda kebijakan regional dan nasional. “Lebih penting lagi, bagaimana kebijakan bisa diterjemahkan dalam pembangunan yang menguntungkan masyarakat lokal,” kata Emele. (*)

Editor : Lina Nursanty
Sumber : pina.com.fj
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PIANGO Ajak Seluruh NGO di Pasifik Berkumpul di Pohnpei