Disdukcapil Turun Kampung, Sweeping Warga Tak Punya E-KTP

share on:

Kepala Disdukcapil Kota Jayapura, Merlan S. Uloli - Jubi/Hengky Yeimo
Kepala Disdukcapil Kota Jayapura, Merlan S. Uloli – Jubi/Hengky Yeimo
Jayapura Jubi – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jayapura siap turun langsung ke kampung-kampung dan kelurahan untuk melakukan sweeping terhadap warga yang belum merekam e-KTP.

Hingga kini sebanyak 77.069 warga ibu kota Provinsi Papua ini belum melakukan perekaman e-KTP.

Menurut Kepala Disdukcapil Kota Jayapura, Merlan S. Uloli dari jumlah tersebut ada warga yang sudah meninggal dan pindah ke daerah, tapi tak dilaporkan ke pihaknya. Bahkan data sudah diberikan ke kampung dan kelurahan untuk diperbaharui kembali.

“Ada yang sama sekali belum ditemukan. Kami akan merekap berapa yang meninggal dan pindah ke daerah lain,” katanya di Kota Jayapura, Kamis (1/9/2016).

Perekaman e-KTP, sesuai instruksi Pemerintah Pusat di Jakarta diberi tenggat waktu hingga akhir bulan ini. Jika sampai batas akhir tersebut belum ada warga yang melakukan perekaman maka datanya dinonaktifkan.

Selain itu, warga yang tak punya e-KTP juga terancam tak bisa mengikuti pemilihan kepala daerah (pilkada) pada Februri 2017.

“Hasil rapat kami dengan KPU Kota Jayapura jumlah penduduk akan disinkronkan dengan daftar pemilih tetap pilpres itu jumlah DP4 data potensial penduduk pemilih itu beda 40 ribu dengan pilpres,” katanya.

Jumlah penduduk yang dipakai saat pilpres ialah 491 ribu orang dan data yang dipakai pihaknya sekarang 414 ribu.

Warga Kota Jayapra Freedi mengakui bahwa dirinya mengurusi e-KTP bukan untuk kepentingan pilkada 2017. Namun e-KTP disebutnya sebagai bukti identitas penduduk kota ini.

“Saya antre dan syukur pelayanan e-KTP lancar,” katanya. (*)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Disdukcapil Turun Kampung, Sweeping Warga Tak Punya E-KTP