AS Kucurkan Dana 30 Juta Dolar untuk Negara-negara Pasifik

share on:

Honolulu, Jubi – Amerika Serikat berkomitmen mengucurkan dana sebesar 30 juta dolar AS bagi negara-negara kepulauan Pasifik dalam menghadapi risiko dampak perubahan iklim. Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur, pembangunan yang lebih berkelanjutan, dan perluasan akses terhadap air bersih. 

Presiden AS Barrack Obama berpidato di markas East-West Centre di Honolulu, Hawaii, Kamis (1/9/2016). - staradvertiser.com
Presiden AS Barrack Obama berpidato di markas East-West Centre di Honolulu, Hawaii, Kamis (1/9/2016). – staradvertiser.com

Hal itu disampaikan Presiden AS Barrack Obama di depan forum Konferensi Tingkat Tinggi Kepulauan Pasifik (PIC) yang digelar East-West Centre di Honolulu, Hawaii, Kamis (1/9/2016) malam waktu setempat.

Bagi AS, kucuran dana itu adalah bukti komitmen tanggungjawab AS sebagai negara penghasil emisi terbesar di dunia.

Selain AS, Tiongkok juga menjadi negara penghasil emisi terbesar.

Obama menegaskan bahwa AS dan Tiongkok harus bertanggungjawab untuk mengatasi dampak perubahan iklim.

Ia meminta agar negara-negara kepulauan di Pasifik mendesak agar negara-negara penghasil emisi di dunia ikut ambil bagian dalam melaksanakan Kesepakatan Paris. “Kita akan atasi bersama-sama,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Obama memuji sikap para pemimpin negara kepulauan Pasifik dalam perundingan global tentang perubahan iklim. Sikap para pemimpin Pasifik dianggap berpihak pada upaya penyelamatan lingkungan global.

Obama lalu memutar ingatannya ketika pemimpin negara-negara kepulauan Pasifik gigih memperjuangkan agenda perubahan iklim dalam Konvensi PBB di Paris, tahun lalu.

Obama mengatakan bahwa di dunia ini hanya sedikit orang yang mengerti risiko dampak perubahan iklim yang dialami negara-negara kepulauan di Pasifik.

“Kenaikan temperatur dan muka air laut adalah ancaman nyata bagi negara Anda. Ketika sebagian anggota Kongres AS masih berdebat apakah perubahan iklim itu nyata atau tidak, Anda sudah berpikir bagaimana mencari tempat baru yang aman bagi warga Anda dari ancaman perubahan iklim. Kerusakan ladang di Kepulauan Marshall, Kiribati membeli lahan di negara lain, dan tinggi muka air laut yang terus bertambah memaksa para petani meninggalkan rumahnya di Fiji,” ujar Obama. (*)

 

 

Editor : Lina Nursanty
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  AS Kucurkan Dana 30 Juta Dolar untuk Negara-negara Pasifik