33 CPNS Raja Ampat Tra Jelas

share on:

Ilustrasi formasi CPNS 2015 - Jubi/IST
Ilustrasi formasi CPNS 2015 – Jubi/IST
Waisai, Jubi – Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat menyebutkan 33 dari 300-an Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) K-2 formasi tahun 2015 lulus misterius alias tra (tidak) jelas.

Hal itu diduga karena ada permainan kepala-kepala distrik yang bersangkutan.

“Mereka ini siluman banyak. Tidak pernah honor di salah satu distrik, tetapi memanipulasi kepala-kepala distrik tahun 2014 dan 2015,” kata Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BKD Raja Ampat Esteven Numberi ketika ditemui Jubi di ruangan kerjanya, Sabtu (3/9/2016).

Ia menyebutkan sebagian besar dari CPNS siluman tersebut adalah ibu rumah tangga. “SK siluman itu muncul. Dibawa ke sini dan langsung bikin database dan langsung dikirim ke Jakarta. SK-nya langsung datang,” ujarnya.

Hal itu dikategorikan tindak pidan penipuan, sebab yang bersangkutan tidak jelas, tetapi SK-nya dikeluarkan.

“Sekarang ibu rumah tangga sudah jadi pegawai. Untuk itu saya pertegas kepada mereka tidak akan pindah. Jadi, kalau dia misalnya di Waisai, SK-nya di Misool Utara, dia harus pergi tugas di Misool Utara,” katanya.

Menurut Esteven pihaknya sudah melaporkan hal tersebut ke bupati Raja Ampat. “Masalah siluman itu masuk kategori pidana, kerena itu penipuan. Tanda tangan bupati dan SK bupati, orangnya tidak kerja itu kewenagan bupati,” katanya.

Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati mengakui akan meninjau SK CPNS formasi tahun 2015. Hal itu dilakukan untuk mengetahui kinerja aparat sipil negara (ASN) yang bersangkutan agar tidak ada yang hanya menerima gaji saja. (*)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  33 CPNS Raja Ampat Tra Jelas