Lima Hari Hilang, Seorang Pria Ditemukan Tewas Membusuk

share on:
Fransiskus Tagi ditemukan dalam kondisi tak bernyata di kampung Ikebo, Moanemani, Dogiyai setelah lima hari hilang dari rumahnya - Jubi/IST/facebook
Fransiskus Tagi ditemukan dalam kondisi tak bernyata di kampung Ikebo, Moanemani, Dogiyai setelah lima hari hilang dari rumahnya – Jubi/IST/facebook

Jayapura, Jubi – Warga Moanemani, Dogiyai, Papua dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria tanpa busana di semak-semak belakang rumah warga tepat di kampung Ikebo, Jumat (02/09/2016).

Mayat tersebut ternyata adalah  Fransiskus Tagi (44) warga Kampung Mauwa, Distrik Kamuu, Dogiyai. Ia tewas karena diduga dibunuh.

Seorang warga Moanemani, Theresia Dogomo kepada Jubi menjelaskan kronologi, pada Minggu (28/8/2016) siang, keluarganya telah melihat dan ketemu almarhum di seputaran kios di Ikebo dengan maksud dirinya ingin belanja barang dan mau beli toto gelap (Togel).

“Setelah itu entah ke mana hilangnya Frans ini dan keluarga mencarinya ke mana-mana selama lima hari di hutan, rawa, pinggir kali dan danau Makamo tapi tidak ketemu,” kata Theresia Dogomo, Sabtu (3/9/2016).

Dikatakan, Fransiskus ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dan membusuk dengan beberapa luka luka tusukan yang diduga dilakukan oleh benda tajam di tubuh korban.

“ Pada Jumat 2 September 2016 pagi orang menemukan mayatnya di rerumputan di Ikebo dalam kondisi tidak bernyawa, penuh dengan ulat,” ujarnya.

Dilansir suarapapua.com, kerabat dari korban, Hans Dogomo mengatakan, ketika dai pertama tiba di lokasi kejadian, dia melihat mayatnya telah membusuk dan berulat.

“Saya lihat mayatnya sudah membusuk dan berulat lalu mayatitu makin membesar dan saya kaget. Di badan ada tiga bekas tusukan dengan benda tajam di bagian tulang rusuk kanan, dekat pinggang dan tengah-tengah antara pinggang dan tulang rusuk. Selain itu, di bagian leher kanan  juga ada tusukan dengan benda yang tajam,  hidung korban sudah dipotong dengan alat tajam. Saya menduga gunakan alat tajam pisau,” jelas Hans.

Selain itu, ia  menambahkan, mayat yang ditemukan tidak mengenakan baju, hanya mengenakan celana. Tas (Noken) yang korban bawah ada di dekat kepalanya dalam keadaan terbuka.

Yulianus Tagi, adik kandung korban mengatakan sejak pergi dari rumah pada  Minggu 28 Agustus 2016, tidak pernah kembali ke rumah lagi dan pihak keluarga terus mencari tetapi tidak pernah ketemu.

“Kami mencari dimana-mana tetapi tidak mendapatkan korban. Kami cari sejak hari Selasa dan sekarang baru temukan mayatnya dalam keadaan seperti ini. Mayatnya kami tidak bisa bawah pulang ke rumah untuk dimakamkan, sehingga kami makamkan di tempat ini,” katanya.

Ia menduga orang yang membunuh adalah orang professional dan sering membunuh orang. “Mereka membunuh di tempat lain baru membuangnya di sini. Kami tidak tahu siapa yang membunuh, sehingga yang membunuh akan berurusan dengan Tuhan” ujarnya.

Kapolsek Moanemani, Dogiyai, Eduward Hetarua yang dikonfirmasi Jubi untuk memintai keterangan, namun dua nomor handphone yang dihubungi tidak memberikan jawaban. (*)

Editor : dominggus
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Lima Hari Hilang, Seorang Pria Ditemukan Tewas Membusuk