Serapan APBD Rendah, Pengawasan DPRD Merauke Dipertanyakan

share on:
Mantan Anggota DPRD Merauke, Soter Kamiawi. Jubi/Frans L Kobun
Mantan Anggota DPRD Merauke, Soter Kamiawi. Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi – Berbagai kalangan menyoroti tentang serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Merauke tahun 2016 yang masih rendah dan baru mencapai 30 persen  lebih. Mestinya ketika memasuki September, serapan anggaran sudah  diatas 50 persen.

Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Soter Kamiawi kepada Jubi Sabtu (3/9/2016) justru mempertanyakan peran DPRD Merauke.  “Saya mempertanyakan sejauhmana sikap dari wakil rakyat setelah serapan anggaran masih rendah seperti begini. Apa yang telah mereka lakukan,” tegasnya.

Sebagai dewan, jelas Soter, hak pengawasan sangat melekat. Dimana, mereka berhak memanggil pemerintah guna mendengarkan alasan hingga serapan APBD masih rendah.

“Kalau anggaran belum terserap baik, dewan perlu mendengar penjelasan dari pemerintah kira-kira alasan dimana. Sehingga bisa dicarikan jalan keluar penyelesaian,” pintanya.

Lebih lanjut Soter mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, serapan anggaran tersebut,  lebih didominasi dengan pembayaran gaji serta belanja rutin. Sedangkan kegiatan pembangunan fisik, stagnan atau berjalan di tempat.

“Saya berharap agar DPRD Merauke tidak hanya sekedar datang ke dewan dan duduk serta mendengar. Tetapi harus menyikapi dengan serius tentang anggaran yang tidak berjalan baik ini,” pinta Soter lagi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Merauke, Daniel Pauta mengungkapkan, serapan APBD hingga Bulan Agustus 2016 sudah mencapai 30 persen lebih. Setiap bulan, katanya, terus mengalami peningkatan.

Selain pembayaran gaji maupun belanja rutin lain, jelas Sekda, juga pembangunan fisik sedang berjalan seperti biasa. “Saya telah meminta kepada pihak ketiga yang telah menyelesaikan pekerjaan agar dapat mengurus administrasi, sehingga pencairan anggaran cepat dilakukan,” katanya. (*)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Serapan APBD Rendah, Pengawasan DPRD Merauke Dipertanyakan