Urus Akte Kematian di Fakfak Dapat Bonus

share on:

Ilustrasi akte kematian - JUbi/jurnas.com
Ilustrasi akte kematian – JUbi/jurnas.com
Manokwari, Jubi – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Fakfak, Papua Barat, menyiapkan bonus bagi warga yang bersedia mengurus akte kematian bagi keluarga atau kerabatanya.

Kepala Dinas Kependudukan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Papua Barat Pascalina Yamlean di Manokwari, Sabtu (3/9/2016) mengatakan langkah ini sebagai salah satu upaya untuk memacu kesadaran mengurus akte kematian.

“Bonus atau hadiah yang diberikan berupa penggantian biaya transportasi. Meskipun kecil nilainya tapi besar manfaatnya,” katanya.

Dia menyebutkan, Gubernur Papua Barat Abraham O. Atururi telah mengeluarkan instruksi kepada pemerintah kabupaten/kota agar segera menertibkan administrasi kependudukan dan catatan sipil dari Distrik, Kampung hingga RT.

Pemerintah kabupaten/kota, lanjutnya, kini sedang melaksanakan instruksi tersebut. Dia berharap, data kependudukan di Papua Barat bisa menjadi contoh bagi daerah lain.

Untuk mendukung instruksi gubernur, ujarnya, pemerintah provinsi telah menyepakati nota kesepahaman kerja sama atau memorandum of understanding (MoU) dengan pemerintah kabupaten/kota perihal percepatan data kependudukan.

Dia mengungkapkan, kesadaran masyarakat untuk mengurus akte kematian masih rendah. Masyarakat belum paham akan pentingnya dokumen tersebut bagi pemenuhan data administrasi kependudukan setiap daerah.

Dari data yang diperoleh dari kabupaten/kota, pengurusan akte kematian umumnya dilakukan oleh keluarga atau kerabat yang keluarga atau kerabatnya bekerja sebagai PNS, TNI dan Polri yang telah meninggal.

“Kalau pegawai negeri, mereka mau mengurus karena ada tunjangan kematian, kalau untuk warga lainnya, mereka enggan mengurus karena mungkin tidak punya kepentingan,” katanya.

Sosialisasi akan terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran warga mengurus dokumen kependudukan, sebab data kependudukan merupakan unsur penting dalam pembangunan daerah. (*)

Editor : Timoteus Marten
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Urus Akte Kematian di Fakfak Dapat Bonus