Besok, Sidang APBD Perubahan Digelar

share on:
Gubernur Papua Lukas Enembe Saat Berbincang Dengan Beberapa Staf - Jubi/Alex
Gubernur Papua Lukas Enembe Saat Berbincang Dengan Beberapa Staf – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Setelah beberapa kali tertunda akibat adanya kebijakan pemotongan anggaran, akhirnya sidang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2016 provinsi Papua, dipastikan akan digelar pada Selasa (6/9/2016).

Gubernur Papua Lukas Enembe kepada wartawan, di Jayapura, Senin (5/9/2016), mengatakan pemotongan anggaran memberikan dampak terhadap APBD Perubahan tahun 2016 provinsi Papua.

“Besok itu ada sidang APBD Perubahan, tapi apa yang diajukan sangat tidak sesuai harapan karena tidak semua SKPD dapat di distribusikan. Ini akibat dari adanya pemotongan besar dari pusat,” katanya usai memimpin apel pagi.

Menurut Enembe, setiap kabupaten dan kota di Papua mendapat pemangkasan anggaran sebesar Rp40-50 miliar, sedangkan untuk pemerintah provinsi Rp600 miliar.

“Untuk Papua sendiri, yang mendapat pemotongan paling besar yakni Mimika Rp1,2 triliun, tentu ini jumlah yang besar, sehingga saya harapkan kabupaten juga harus sesuaikan. Dana yang dipotong ini sebenarnya dana bagi hasil,” ujarnya.

Namun yang menjadi soal, ujar Enembe, rata rata sebagian besar proyek sudah ditenderkan. Untuk itu, Gubernur berpesan kepada pemerintah kabupaten dan kota untuk menyesuaikan agar tidak menjadi masalah di kemudian hari.

“Saya kurang tahu apakah ini akan dipotong lagi atau tidak, tetapi dalam sejarah di republik ini, kali ini baru ada pemotongan anggaran, sehingga mau tidak mau harus menyesuaikan dengan kebijakan pusat,” kata Enembe.

Sebelumnya, DPR Papua menyatakan tertundanya sidang Anggaran Belanja Tambahan (ABT) alias APBD Perubahan Provinsi Papua Tahun Anggaran (TA) 2016 lantaran adanya pemangkasan anggaran yang dilakukan pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan.

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda mengatakan, pemangkasan anggaran oleh Kementerian Keuangan menyebabkan pihak Pemprov Papua harus melakukan penyesuaian anggaran.

“Ya memang ada keterlambatan atau penundaan pembahasan ABT. Ini karena pemangkasan anggaran oleh pemerintah pusat sehingga pihak eksekutif harus menunggu untuk melakukan penyesuaian,” kata Wonda, Jumat (2/9/2016). (*)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Besok, Sidang APBD Perubahan Digelar