Jayapura Target PAD Rp 5 Miliar Tiap Tahun

share on:

Kepala Bidang Pendapatan Dispenda Kabupaten Jayapura Jimmy Yoku – Jubi/Engel Wally
Kepala Bidang Pendapatan Dispenda Kabupaten Jayapura Jimmy Yoku – Jubi/Engel Wally
Sentani, Jubi – Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Jayapura (Dispenda) Kabupaten Jayapura menargetkan PAD (pendapatan asli daerah) tiap tahun sebesar Rp 5 miliar. Target tersebut sudah mencapai 45 persen pada semester pertama tahun ini.

Kepala Bidang Pendapatan Dispenda Kabupaten Jayapura Jimmy Yoku mengharapkan adanya partisipasi masyarakat untuk membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) dalam rangka meningkatkan pembangunan.

Ada sejumlah sumber pendapatan yang digunakan untuk menghasilkan PAD, seperti pajak daerah, retribusi dan lain-lain PAD yang sah. Maka ikon terpenting adalah pajak daerah dan retribusi.

“Untuk meningkatkannya menjadi sumber penerimaan harus ada partisipasi masyarakat karena dari sumber penerimaan yang akan diterima daerah ini juga dikelola oleh semua SKPD yang ada,” katanya kepada Jubi di Sentani, Senin (5/9/2016).

Ia bahkan mengakui masih banyak sumber PAD yang belum dikelola baik. Oleh karena itu, harus ada regulasi yang ketat terhadap wajib pajak. Misalnya sumber penerimaan dari wajib pajak di bidang hiburan. Sampai saat ini fasilitas tersebut belum ada. Masyarakat berasumsi bahwa dunia hiburan identik dengan minuman keras, padahal tidak.

“Justru dengan adanya fasilitas hiburan tersebut ada sejumlah ikon pajak penerimaan yang dapat diterima dari fasilitas tersebut. Mulai dari PBB, retribusi, sudah menjadi sumber penerimaan kita,” katanya.

Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Jayapura Hengky Yoku mengatakan sumber PAD kabupaten itu belum tersentuh dengan baik.

“Kita bisa lihat saja dari retribusi parkiran di tiap ruko, Bandara Sentani dan masih banyak lagi yang bisa dijadikan sumber penerimaan untuk meningkatkan PAD Daerah,” katanya.

Ia melanjutkan, “Contoh riil di Bandara Sentani, jangan anggap enteng dengan sistem pengelolaan parkiran. Parkiran kendaraan, baik roda dua maupun roda empat setap hari bisa berapa banyak yang masuk keluar, parkiran pesawat (apron), belum lagi pajak bangunannya.” (*)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Jayapura Target PAD Rp 5 Miliar Tiap Tahun