KONTRAS Surati Kapolda, Tuntaskan Kasus Penganiayaan Simon Warikar

share on:
Kondisi korban, Simon Warikar akibat tindak kekerasan yang dilakukan oleh aparat Polres Biak Numfor setelah dioperasi pengangkatan limpah yang pecah di RSUD Biak Numfor – Jubi/Doc.LBH KYADAWUN
Kondisi korban, Simon Warikar akibat tindak kekerasan yang dilakukan oleh aparat Polres Biak Numfor setelah dioperasi pengangkatan limpah yang pecah di RSUD Biak Numfor – Jubi/Doc.LBH KYADAWUN

Biak, Jubi – Kontras Jakarta menyurati Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw meminta penuntasan kasus penganiayaan warga sipil Simon Warikar, yang diduga dilakukan oknum anggota Polres berinisial SM dan RY untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Direktur LBH Kyadiwun Biak, Imanuel Rumayom SH di Biak, Senin (5/9/2016) mengungkapkan, surat Kontras yang ditandatangi Koordinator Haris Azhar, dengan tembusan ke berbagai lembaga penegak hukum dan Kapolres Biak, diharapkan dapat mempercepat penuntasan kasus kekerasan warga sipil korban penganiayaan Simon Warikar.

Baca juga Diamankan, Ternyata Simon Warikar Dianiaya di Polres Biak

“Penyelesaian secara hukum pidana umum di lembaga peradilan bagi oknum anggota Polres yang melanggar sangat diharapkan keluarga korban,” ungkap Imanuel Rumayom.

Ia mengakui, respon Kapolres Biak, AKBP Hadi Wahyudi, terhadap penanganan kasus dugaan penganiayaan warga sipil sejauh ini baik. Pelaku juga sudah ditahan di sel selama 21 hari.

Baca juga Polres Biak Diminta Periksa Semua Saksi Yang Terlibat

“Sebagai kuasa hukum korban saya mengawal proses hukum ini harus berjalan sesuai aturan yang berlaku, kliennya menuntut para pelaku bisa diajukan ke peradilan umum atas kesalahan yang dibuat,” ujar Imanuel.

Korban penganiayaan Simon Warikar, menurut Imanuel, saat ini masih menjalani perawatan setelah menjalani operasi di RSUD Biak beberapa hari lalu.(*)

Editor : Zely Ariane
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KONTRAS Surati Kapolda, Tuntaskan Kasus Penganiayaan Simon Warikar