Polisi Brazil Bubarkan Demo anti-Temer di Sao Paolo

share on:

Jayapura, Jubi – Polisi gunakan gas air mata pada Minggu (4/9/2016) membubarkan ribuan demonstran di penghujung aksi damai memrotes penyingkiran presiden kiri Dilma Rousseff minggu lalu dalam pengadilan pemakzulan.

Para demonstran hadiri protes melawan Presiden Brazil Michel Temer di Sao Paulo, Brazil, salah satu poster berbunyi "Temer Keluar dan Pemilu Sekarang" - REUTERS/Fernando Donasci- REUTERS/Fernando Donasci
Para demonstran hadiri protes melawan Presiden Brazil Michel Temer di Sao Paulo, Brazil, salah satu poster berbunyi “Temer Keluar dan Pemilu Sekarang” – REUTERS/Fernando Donasci- REUTERS/Fernando Donasci

Demonstrasi ini adalah yang terbesar dalam gelombang aksi melawan Presiden Baru Brazil, Michel Temer, seorang pengacara konservatif yang dilantik menggantikan Roussef hingga 2018 mendatang.

Para demonstran, terdiri dari berbagai elemen gerakan kiri dan serikat buruh bersama Partai Buruh Brazil, menyerukan pemilu ulang dan mendesak Temer mundur. Salah seorang pemrotes menggunakan kaos merah bertuliskan “Pertama-tama, pokoknya, Temer harus jatuh.”

Organisator aksi menyatakan sekitar 50,000 orang berpartisipasi dalam aksi ke Sao Paolo termasuk anak-anak dan keluarganya.

Setelah reli hampir berakhir dan demonstran hendak menuju pintu masuk kereta metro, polisi anti huru hara tiba-tiba menembakkan gas air mata sehingga menyebabkan panik yang berujung bentrokan.

Polisi mengatakan mereka terpaksa melakukan tindakan itu untuk hentikan vandalisme yang katanya dilakukan massa di penghujung aksi.

Temer sejauh ini menganggap remeh aksi-aksi yang menentangnya, seperti komentarnya di sela-sela pertemuan G20 di Hangzhou, Tiongkok.

“Mereka tidak banyak, bukan gerakan popular yang signifikan,” ujarnya. “Dari 204 juta penduduk Brazil, mereka itu tidak mewakilinya.”(*)

Editor : Zely Ariane
Sumber : Reuters
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Polisi Brazil Bubarkan Demo anti-Temer di Sao Paolo