Rute Penerbangan Saumlaki-Darwin Masih Harus Dikaji

share on:

Saumlaki, Jubi – Rencana Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat untuk membuka jalur penerbangan Saumlaki-Darwin, Australia masih harus dikaji.

Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. Rencana Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat untuk membuka jalur penerbangan Saumlaki-Darwin, Australia masih harus dikaji. – garuda-indonesia.com
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. Rencana Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat untuk membuka jalur penerbangan Saumlaki-Darwin, Australia masih harus dikaji. – garuda-indonesia.com

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Mathilda Batlayeri Saumlaki, Chairul Humam mengatakan, jika ingin membuka jalur penerbangan Saumlaki-Darwin maka hal pertama yang harus diperhatikan adalah kondisi faktual bandara itu, yang baru bisa melayani jenis pesawat ATR 72.

“Karena dari segi infrastruktur penunjang, Bandar udara Mathilda Batlayeri baru mencapai target kesiapan 80 persen,” katanya di Saumlaki, Selasa (6/9/2016).

Terkait kesiapan Garuda Indonesia untuk melayani rute penerbangan Saumlaki-Darwin, ia menyatakan maskapai penerbangan itu memiliki tingkat pengamanan yang membutuhkan standar tinggi persyaratan untuk mengoperasikan pesawat-pesawatnya.

“Karena itu, kondisi di lapangan harus diperhatikan,” katanya.

Chairul juga menyatakan, selain masalah SDM, ada sejumlah hal yang perlu disiapkan, di antaranya alat X-Ray, fasilitas penunjang keamanan, penambahan ruang tunggu khusus penumpang internasional, navigasi, sarana pengisian bahan bakar (aftur), dan kantor serta fasilitas penunjang urusan bea cukai dan keimigrasian.

Dia juga mengakui pihaknya belum mendapatkan informasi resmi tentang kepastian dibukanya jalur penerbangan Saumlaki-Darwin, meskipun telah beredar informasi melalui media massa.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Maluku Tenggara Barat, J.Huwae mengatakan, untuk membenahi sejumlah kekurangan terkait rencana dibukanya jalur penerbangan Saumlaki-Darwin, Pemkab MTB dan Pemprov Maluku telah melakukan berbagai hal, termasuk menyurati kantor Imigrasi untuk membuka kantor cabang di Saumlaki.

Selain itu, menyampaikan surat resmi kepada Kementerian Perhubungan dan Kementerian Hukum dan HAM terkait permohonan pembukaan jalur penerbangan Darwin-Saumlaki-Ambon.

“Berdasarkan koordinasi dengan General Manager Garuda Indonesia wilayah Maluku, maskapai itu masih melakukan kajian, dimana salah satu persyaratan yang perlu diajukan oleh Pemkab MTB adalah data traffic penerbangan,” katanya. (*)

Editor : Lina Nursanty
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Rute Penerbangan Saumlaki-Darwin Masih Harus Dikaji