Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Merauke Siapkan Petugas POPT

share on:
Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Merauke, Bambang Dwiatmoko. Jubi/Frans L Kobun
Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Merauke, Bambang Dwiatmoko. Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi – Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Merauke telah menyiapkan petugas Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) atau Petugas Hama Penyakit (PHP). Tugas mereka adalah mengambil tindakan cepat, setelah adanya laporan petani jika tanaman padi terserang ulat maupun hama.

“Saya meminta kepada petani agar terus mewaspadai  serangan hama dan penyakit padi menjelang musim panen kedua.  Biasanya yang paling ekstrim adalah hama jenis tungro, apalagi daerah ini endemis penyakit tanaman dimaksud,” ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Merauke, Bambang Dwiatmoko di ruang kerjanya Kamis (8/9/2016).

Dikatakan, jika petugas hama telah memberikan peringatan dini dan dari laporan di atas kertas telah berwarna merah, itu langsung ditindaklanjuti. Dimana, petugas bergerak ke lapangan.

Diakui Bambang, selama ini, masih dalam batas kewajaran dan tidak terjadi serangan hama maupun ulat secara berlebihan hingga  gagal panen. “Memang sudah menjadi tugas dan tanggungjawab dinas untuk terus mengingatkan para petani,” katanya.

Kepala Distrik Semangga, Rekianus Samkakai mengakui juga jika musim tanam kedua (gaba) di kampung-kampung, mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Karena cuaca  serta curah hujan mendukung.

“Memang kampung-kampung di Distrik Semangga, menjadi sentra pertanian juga. Karena  secara umum, masyarakat memiliki lahan pertanian untuk ditanami padi,” ujarnya. (*)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Merauke  Siapkan Petugas POPT