Kepala Daerah 11 Kabupaten Kota Diminta Fokus Pilkada

share on:
Gubernur Papua Lukas Enembe Didampingi Ketua KPU Papua Adam Arisoy Saat Rapat Pilkada Serentak 2017 - Jubi/Alex
Gubernur Papua Lukas Enembe Didampingi Ketua KPU Papua Adam Arisoy Saat Rapat Pilkada Serentak 2017 – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Gubernur Papua Lukas Enembe meminta kepala daerah di 10 kabupaten dan 1 kota menghentikan semua kegiatan untuk sementara, dan fokus mempersiapkan pelaksanaan Pilkada serentak di wilayahnya masing masing.

“Semua kegiatan dihentikan untuk mempersiapkan pelaksanaan Pilkada. Program, proyek dan apapun itu dihentikan,” kata Gubenur Enembe saat rapat persiapan Pilkada serentak gelombang kedua, di Jayapura, Kamis (8/9/2016).

Untuk daerah rawan konflik, seperti Kabupaten Lanny Jaya, Enembe berpesan agar pemerintah daerah setempat mempersiapkan semua kebutuhan yang diperlukan dengan baik, mengingat daerah ini belum bisa dikatakan aman.

Oleh karena itu, dana keamanan yang sudah diajukan TNI/Polri segera dijawab karena anggaran tersebut untuk keperluan Pilkada, tidak ada kegiatan lain.

“Untuk Lanny Jaya, Bupati yang akan maju jadi apa yang sudah diajukan untuk mensukseskan Pilkada harus segera dijawab. Ini bukan uang pribadi, tapi uang negara jadi jangan di tahan tahan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Lanny Jaya Christian Sohilait, mengatakan untuk persiapan pelaksanaan Pilkada di daerahnya KPU sudah melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), kemudian Panwas di APBD induk sebesar Rp3 miliar.

“Kemarin sore saya baru tutup sidang perubahan APBD 2016, karena itu sisanya sudah masuk kemarin,” kata Christian.

Sementara untuk keamanan, ujar ia, juga sudah dimasukkan, hanya saja dari pihak TNI dalam hal ini Dandim Wamena, baru ajukan lagi sehingga pihaknya sementara sedang menyatukan agar TNI dan Polri menjadi satu.

“Intinya Semua tidak ada masalah di perubahan. Jadi sisa keamanan saja yang belum melakukan NPHD. Dimana Polres Rp10 miliar, dan TNI Rp3 miliar,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Jayapura R.D Siahaya mengatakan untuk Pilkada di wilayahnya tidak mengalami kendala, dimana semua pihak sudah melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah.

“Penandatanganan sudah dilakukan, dimana untuk KPU Rp52 miliar, keamanan Rp6 miliar, dan Panwas Rp4,1 miliar. Ini semua sesuai dengan permintaan,” kata Siahaya. (*)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kepala Daerah 11 Kabupaten Kota Diminta Fokus Pilkada