Libatkan Swasta, Kemenhub Revisi Rute Tol Laut Papua

share on:
Kapal Motor KM Caraka Jaya Niaga III-32, bagian dari program tol laut - suara.com
Kapal Motor KM Caraka Jaya Niaga III-32, bagian dari program tol laut – suara.com

Jakarta, Jubi – Kementerian Perhubungan akan merevisi rute tol laut karena pelaksanaannya akan libatkan pihak swasta yang sebelumnya telah melintasi sebagian rute-rute tersebut.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam rapat koordinasi dengan Anggota Komisi V DPR di Jakarta, Rabu (8/9/2016), mengatakan revisi tersebut bertujuan agar tidak terjadi duplikasi rute-rute yang telah dioperasikan swasta.

“Contoh, Jakarta-Papua itu enggak perlu ada, cukup Ujung Pandang-Papua karena Jakarta-Ujung Pandang ‘kan sudah komersial, jadi tidak perlu disubsidi lagi,” katanya. “Pelabuhan di sana juga besar, harganya juga sama dengan di Jakarta, jadi buat apa (rutenya) dibuat dari Jakarta,” lanjutnya.

Dia mengatakan selain mencegah terjadi duplikasi rute, juga menghindari rivalitas bisnis dengan pihak swasta. “Beberapa lintasan ada rival dengan swasta, oleh karenanya rivalitas itu kita hilangkan,” katanya.

Saat ini Kemenhub memberikan kesempatan kepada swasta untuk mengoperasikan tol laut selain Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah diberi penugasan, yaitu PT Pelni.

“Kami sudah memastikan dari BUMN bersama beberapa asosiasi yang menurut hemat kami sinergis, yakni pemerintah harus berimbang dengan swasta,” katanya.

Terkait peraturan, Budi mengatakan, tidak perlu perubahan peraturan, hanya sejumlah revisi terkait operator tol laut tersebut. Menurut Budi, tujuan memperbolehkan swasta dalam pengoperasian tol laut untuk mewujudkan efektivitas.

Rute-rute yang sebelumnya ditugaskan kepada Pelni, di antaranya trayek T-1. Tanjung Perak-Wanci (Wakatobi)-Namlea-Fakfak PP. (3426 mile) dilayani KM. Caraka Jaya Niaga 3-32.

Trayek T-2 Tanjung Perak-Kalabahi-Moa-Saumlaki-Dobo-Merauke PP (3.874 mile) dengan KM. Nusantara Pelangi 101.

Trayek T-3 Tanjung Perak-Larantuka-Lewoleba-Rote-Sabu-Waingapu PP (2.076 mile) KM. Caraka Niaga Jaya 3-34.

Trayek T-4 Tanjung Priok- Makasar-Manokwari-Wasior-Nabire-Serui-Biak PP. (4.644 mile-April 2016) Trayek T-5 Makasar-Tahuna-Lirung-Morotai-Tobelo-Ternate-Babang-Ternate PP (2.608 mile-April-2016).(*)

 

Editor : Zely Ariane
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Libatkan Swasta, Kemenhub Revisi Rute Tol Laut Papua