Training FL2MI Tinjau Kembali Pembangunan di Tanah Papua

share on:
Para mahasiswa Uncen sedang berdemonstrasi dengan membentangkan sebuah spanduk bertuliskan 'Segera Proses Hukum PR III Uncen Sesuai Mekanisme Hukum atas dugaan kasus Korupsi 15 M' di gapura Uncen Waena, Jumat (02/09/2016) - Jubi/Abeth You
Para mahasiswa Uncen sedang berdemonstrasi dengan membentangkan sebuah spanduk bertuliskan ‘Segera Proses Hukum PR III Uncen Sesuai Mekanisme Hukum atas dugaan kasus Korupsi 15 M’ di gapura Uncen Waena, Jumat (02/09/2016) – Jubi/Abeth You

Jayapura, Jubi – Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas Cenderwasih (MPM Uncen) Jayapura, Papua menggelar rapat kerja Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia (Raker FL2MI) wilayah Papua dan Papua Barat selama lima hari sejak Selasa (06-10/09/2016) di Auditorium Uncen.

Ketua MPM Uncen Jayapura, Pontius Omoldomang mengatakan, beberapa waktu yang lalu pihaknya mulai konsolidasi terkait kegiatan tersebut.

“Jadi dalam kegiatan itu kami usung tema menyiapkan legislator muda yang bangkit, mandiri dn profesional. Dan kegiatan ini sudah dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, TEA Herry Dosinaen,” ujar Pontius Omoldomang kepada Jubi, Rabu (07/09/2016).

Menurutnya, kegiatan ini telah merangkul seluruh mahasiswa legislatif dari Papua dan Papua Barat bahkan dihadiri juga mahasiswa dari Makassar, Medan dan Ambon. Dengan tujuan pihaknya bisa dapat meninjau kembali perjalanan pembangunan di tanah Papua ini. Kemudian, persoalan-persoalan internal mahasiswa legislatif dan persoalan eksternal yang isunya lebih hangat juga jadi pembahasan.

“Melalui kegiatan ini kami bisa merekomendasikan beberapa kontribusi pikiran yang kami satukan melalui kegiatan ini, dan dalam bentuk tertulis kami akan serahkan kepada perwakilan pemerintah,” ungkapnya.

Ia mengaku, melalui kegiatan tersebut pihaknya mencoba menghapuskan berbagai stigma yang selama ini beredar di kalangan umum bahwa mahasiswa Uncen ini tahunya palang kampus dan tahu demo saja.

“Sebenarnya kampus Uncen ini yang tertua dan apapun yang terjadi itu pantas. Palang memalang ini harus tahu dulu, sebab dan akibatnya,” katanya.

Lanjutnya, kegiatan ini menambah akreditasi kampus Uncen Jayapura. Karena akreditasi ini tidak hanya dipandang dari sekian banyak mahasiswa yang diwisudakan dalam tiap tahun, tapi justru kegiatan kemahasiswaan.

Menurut Ketua panitia Training FL2MI, Alpa Kapitarawu jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 150 orang. Pemateri dalam kegiatan itu adalah sejumlah elite politik yang sudah lama menduduki di wakil rakyat Papua.

“Salah satunya adalah pak John Ibo,” ujarnya. (*)

Editor : Kyoshi Rasiey
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Training FL2MI Tinjau Kembali Pembangunan di Tanah Papua