Warga Temukan Anak Orang Utan

share on:

Muara Teweh, Jubi – Kantor Seksi Konservasi Wilayah III Muara Teweh Kabupaten Barito Utara mengamankan anak orang utan kalimantan berjenis kelamin jantan berumur 1 tahun. Sebelumnya, anak orang utan itu ditemukan warga di sekitar jembatan Desa Murui, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Senin (5/9).

orangutan.org
orangutan.org

Kepala Kantor Seksi Konservasi Wilayah III Muara Teweh, Nizar Ardhanianto pada Kamis (8/9/2016) mengatakan bahwa saat ditemukan warga, kondisi anak orang utan itu cukup sehat. Namun, karena terpisah dengan induknya, terlihat lelah.

Menurut Nizar, anak orang utan itu ditemukan dekat sungai di jembatan Murui yang keluar dari kawasan hutan diduga tempat habitatnya mulai terganggu karena bekas terbakar lahan dan hutan serta pembukaan lahan.

Hutan yang menjadi tempat makan binatang itu, kata dia, mulai berkurang sehingga orang utan jauh mencari makan hingga keluar kawasan hutan atau mendekati perkebunan warga yang banyak buah-buahan hutan.

“Warga menemukan anak orang utan pada hari Senin (5/9), kemudian memberitahukannya kepada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Barito Timur, selanjutnya petugas kehutanan menghubungi Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalteng di Palangka Raya,” katanya.

Karena wilayah Barito Timur masih wilayah kerja KSW III, petugas dari tim penyelamata pada hari Selasa (6/9) yang menjemput anak orang utan itu.

“Anak orang utan tersebut diserahkan ke pusat rehabilitasi orang utan Borneo Orangutan Survival Foundation Nyaru Menteng di Palangka Raya,” ujar Nizar.

KSW III Muara Teweh dengan wilayah kerjanya selain di Barito Utara dan Barito Timur juga Kabupaten Barito Selatan dan Murung Raya. (*)

Editor : Lina Nursanty
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Warga Temukan Anak Orang Utan