Dinas Dukcapil Dogiyai Pertanyakan DPT KPU

share on:
Ilustrasi e-KTP dan pencocokan data pemilu - IST
Ilustrasi e-KTP dan pencocokan data pemilu – IST

Dogiyai, Jubi – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Dogiyai, menilai penetapan Data Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada 2017 oleh KPU Dogiyai tanpa berkoordinasi dengan pihaknya.

Hal ini diungkapkan Kepala Dukcapil, Mensep Anou, kepada Jubi, Rabu (7/9/2016) di Dogiyai.

Menurutnya pihak KPU tidak pernah berkoordinasi dengan Dukcapil Dogiyai.  Padahal berdasarkan aturan Pilkada serentak UU Pilkada Nomor 10 tahun 2016 pasal 48 tentang verfikasi faktual, lalu ayat 1 tentang nomor seri induk, tempat tinggal, jenis kelamin, dan surat keterangan domisili, harus berkoordinasi dengan Dukcapil setempat.

“Namun hingga saat ini, KPU Dogiyai tidak pernah berkoordinasi dengan kami. Pihak KPU itu pakai aturan apa ya,” katanya.

Anehnya lagi, ujarnya, DPT yang dipakai pihak KPU Dogiyai berjumlah sekitar 100an ribu. Sedangkan,  masyarakat Dogiyai yang merekam e-KTP, maupun yang memiliki KTP Nasional, DPT-nya mencapai 200 ribu lebih.

Dia lalu melanjutkan dalam verfikasi faktual bakal calon independen, KPUa belum pernah berkoordinasi dengan pihak Dukcapil.

“Kami akan ikuti pihak KPU, PPD, PPS dan KPPS, arahnya kemana, ke arah kami atau tidak? Kalau tidak lewat kami, maka kami akan tindaklanjuti dan memrosesnya,” tegas dia.

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dogiyai, Moses Magai, mengaku sebelumnya sudah berkoodinasi dengan Dinas Dukcapil.

“Selama penetapan data maupun mencocokan data pemilih, bukan kami sendiri, tetapi selalu bersama-sama dengan Pencatatan Sipil. Kalau kami sendiri lakukan itu, tidak benar,” katanya.

Dia berharap agar tidak saling menyalahkan satu sama lain, tetapi sama-sama menciptakan pilkada yang aman dan damai.

“Tidak ada yang salah bicara, tetapi selama ini memang ada staf Dukcapil yang selalu sama – sama kami. Kami tidak bekerja sendiri,’’ ujarnya.

Sekretaris Lembaga Masyarakat Adat Mee Kabupaten Dogiyai, Alexander Pakage, meminta kepada semua punya pihak agar menyelesaikan persoalan ini dengan kerjasama demi mensuskeskan pemilukada ini. “Tidak ada yang melewati rambu-rambu, tetapi harus ada kordinasi yang jelas untuk mewujudkan pemilukada yang aman dan lancar,” kata dia.

Dia berharap jangan ada kepentingan tertentu mencederai pilkada kali ini. “Ini yang tidak boleh terjadi di Dogiyai,” kata dia. (Agus Tebai)

Editor : Zely Ariane
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dinas Dukcapil Dogiyai Pertanyakan DPT KPU