Dinas P dan P Dogiyai Akan Bagi Dana TA dan Pemondokan

share on:
Ilustrasi Aksi yang digelar Mahasiswa Dogiyai yang tersebar di kota-kota studi seluruh Indonesia, tahun 2010,  di depan kantor bupati Kabupaten Dogiyai dengan BPH IPMADO SE-JAWA-BALI - http://egedy-news.blogspot.co.id
Ilustrasi aksi yang digelar Mahasiswa Dogiyai pada tahun 2010, di depan kantor bupati Kabupaten Dogiyai dengan BPH IPMADO SE-JAWA-BALI – egedy-news.blogspot.co.id

Dogiyai, Jubi – Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) Kabupaten Dogiyai,  akan segera membagikan dana studi akhir dan pemondokan ke setiap kota studi yang tersebar di Indonesia.

Yermias Anouw, Kepala Dinas P dan P Kabupaten Dogiyai mengatakan kepada Jubi, di Dogiyai Rabu (7/9/2016), akan segera membagikan dana tersebut dalam waktu dekat.

Menurut Yermias, keterlambatan terjadi karena data mahasiswa baru masuk dan diterima di Dinas Pendidikan dan Pengajaran.

Pihaknya sudah mengumumkan kepada ketua-ketua kota studi untuk segera mengumpulkan data-data mahasiswa tingkat akhir pada bulan Juni. Namun, karena ada kota studi yang baru mengumpulkan data mahasiswa, sehingga pembagian dana TA terlambat.

“Sebelumnya telah kami sampaikan batas pengumpulan data mahasiswa, namun ada dua kota studi yang belum dikumpulkan, seperti Kota studi Solo dan Aceh,” katanya.

Karena data dari dua kota studi tersebut baru masuk, maka pihaknya baru membentuk panitia untuk pembagian dana akhir studi dan pemondokan ke setiap kota studi.

“Saat ini kami sedang menyiapkan data-data, minggu besok pencairan dana, selanjutnya paling minggu – minggu depan akan turun dibagikan ke kota studi,” katanya lagi.

Pihaknya berharap data mahasiswa perlu diusulkan sebelum bulan Mei atau Juni untuk periode mendatang. Karena keterlambatan pembagian dana juga disebabkan lambatnya pengusulan data mahasiswa. “Bagi kami Dinas kapan saja siap, semua tergantung pada mahasiswa mau proses dana TA cepat atau  tidak,” ungkapnya.

Yermias mengingatkan, pembayaran dana dari Tim Dinas P dan P akan turun di kota studi. Jika pada waktu pembagian mahasiswa TA bersangkutan tidak berada di tempat, maka pihaknya tidak akan memberikan dana itu. ”Intinya waktu pembagian tidak ada perwakilan,” tegas dia.

Sebelumnya, Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) di Yogyakarta dan Solo, Ferdinan Tagi, meminta kepada Dinas Pendidikan dan Pengajaran Dogiyai untuk segera membagikan dana tersebut.

Ferdinan meminta agar instansi terkait tidak menahan hak mahasiswa, karena tahun 2016 mahasiswa asal Dogiyai banyak yang melakukan praktek kerja lapangan hingga wisuda.

“Sekali lagi, kami melihat situasi Dogiyai yang lagi ramai dengan tahun politik, maka kami mahasiswa sangat khawatir dana tugas akhir tersebut tidak akan direalisasikan, maka kami berharap kepada Pemkab Dogiyai agar mengerti hal ini,” ungkapnya. (Agus Tebai)

Editor : Zely Ariane
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dinas P dan P Dogiyai Akan Bagi Dana TA dan Pemondokan