Fraksi Hanura Kembali Tak Memberikan Pendapat di Paripurna DPRP

share on:
Ketua Fraksi Hanura DPR Papua, Yan Permenas Mandenas Ketika Rapat Paripurna ke VI DPR Papua, Jumat (9/9/2016) - Jubi/Arjuna
Ketua Fraksi Hanura DPR Papua, Yan Permenas Mandenas Ketika Rapat Paripurna ke VI DPR Papua, Jumat (9/9/2016) – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Fraksi Hanura DPR Papua kembali tak memberikan pendapat dalam rapat paripurna ke VI DPR Papua dengan agenda laporan pendapat akhir fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2015, Raperdasi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Papua Tahun Anggaran 2015, Raperdasi Perubahan APBD Tahun Anggaran 2016 dan Raperdasi/Raperdasus Non APBD di ruang sidang DPR Papua, Jumat (9/9/2016).

Ketua Fraksi Hanura DPR Papua, Yan Permenas Mandenas dihadapan pimpinan dan peserta sidang paripurna mengatakan, meski fraksinya tak memberikan pandangan umum pada paripurna itu. Namun tanpa mengurangi marwah dan martabat sidang paripurna, Fraksi Hanura sepenuhnya tetap menghormati dan menghargai pandang fraksi-fraksi lain yang telah disampaikan.

“Fraksi Hanura tak bermaksud negatif dalam bersikap. Namun ada niat positif untuk menghasilkan kajian dan laporan yang komprehensif demi terwujudnya visi misi Gubernur Papua,” kata Yan Mandenas dalam paripurna ke IV DPR Papua.

Katanya, diharapkan dengan adanya konsistensi sikap dalam melaksanakan aturan, baik pihak legislatif maupun eksekutif, mampu mendorong peningkatan kualitas dan kapasitas kinerjanya.

“Dengan begitu rakyat Papua akan mendapat manfaat dari peningkatan kinerja itu,” ucapnya.

Meski memilih tak memberikan pendapat akhir fraksi, namun Fraksi Hanura menyatakan tetap menghargai setiap keputusan yang diambil dalam sidang paripurna DPR Papua ini.

Sementara dalam sidang paripurna ke VI DPR Papua mengesahkan sejumlah APBD dan Non APBD. Ketua DPR Papua, Yunus Wonda mengatakan, dari enam fraksi lain di DPR Papua yang memberikan pandangan akhir fraksinya selain Fraksi Hanura, lima fraksi menyetujui LKPJ Gubernur Papua Tahun 2015, lima fraksi menyetujui Raperdasi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Papua Tahun Anggaran 2015, enam fraksi menyetujui Raperdasi Perubahan APBD Tahun Anggaran 2016 untuk empat Raperdasi/Raperdasus non APBD yakni Raperdasi minuman keras (miras) disetujui empat fraksi, Raperdasus orang asli Papua disetujui lima fraksi, Raperdasus rekrutmen poltik disetujui empat fraksi dan Raperdasus Parpol Lokal disetujui enam fraksi. (*)

Editor : dominggus
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Fraksi Hanura Kembali Tak Memberikan Pendapat di Paripurna DPRP