Pemkot Tanda Tangani KUA PPAS dengan Legislatif

share on:

Penjabat Wali Kota Jayapura Daniel Pahabol (kiri) bersama Sekda R.D. Siahaya – Jubi/Hengky Yeimo
Penjabat Wali Kota Jayapura Daniel Pahabol (kiri) bersama Sekda R.D. Siahaya – Jubi/Hengky Yeimo
Jayapura Jubi – DPRD dan Pemerintah Kota Jayapura mendatangani Kebijakan Umum APBD Prioritas dan Platfon Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2016.

Penjabat Wali Kota Jayapura Daniel Pahabol mengatakan penandatanganan itu soal pemangkasan anggaran secara nasional.

Pihaknya berusaha untuk menyusun program tahun anggaran 2016 yang sedang berjalan.

“Anggaran dipangkas oleh negara maka semua program tidak terpenuhi,” katanya di Jayapura, Jumat (9/9/2016).

Dalam sidang perubahan anggaran dari eksekutif dan legislatif harus bekerja sama untuk menyinkronkan program yang sudah dirancang dan diberikan ke eksekutif.

“Pemangkasan anggaran ini mempengaruhi program-program tiap SKPD. Oleh karena itu SKPD harus bekerja semaksimal mungkin demi pelayanan publik,” katanya.

Menurut dia pihaknya akan berusaha membenahi perubahan ini agar masyarakat Kota Jayapura menikmati pembangunan. Legislatif dan eksekutif juga harus memahami kekurangang ini.

“Jika ada perbedaan pendapat, kita kumpul lalu bicara mengambil solusi bersama,” katanya.

Daniel pun mengajak agar SKPD-nya membenahi sistem yang rusak, sebab 5 persen pemangkasan anggara dari program yang ada 60 miliar sudah hilang.

“ABT tahun ini dengan situasi ini tidak ada perubahan seperti tahun tahun kemarin,” katanya.

Sekda Kota Jayapura R.D Siahaya mengatakan pihaknya memangkas anggaran dengan cukup memprihatinkan.

“Kami mengalami perubahan sedikit. Perubahan itu juga mengalami defisit. Kami usahakan untuk melakukan perimbangan supaya belanja tahun ini terjadi defisit yang menonjol,” katanya.

Ia melanjutkan APB induk Rp 1, 438 miliar lebih lebih mengalami perubahan tahun ini Rp 1,477 miliar dan ada penambahan Rp 38 miliar lebih.

“Penambahan itu terjadi karena luncuran tahun lalu memang kita harus anggarkan. Kedua ada program prioritas yang kita ajukan ke dewan untuk mendapt izin prinsip,” ujarnya.

Beberapa kegiatan prioritas dilaksanakan tahun 2016. SKPD sudah melakukan pemotongan 5 persen termasuk anggaran untuk kampung. (*)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemkot Tanda Tangani KUA PPAS dengan Legislatif