Pemuda PNG akan Belajar Manajemen Pariwisata di Jayapura

share on:

Salah satu ikon pariwisata di Kota Jayapura, Teluk Youtefa. Tampak view lautan pasifik dilihat dari Bukit Skyline, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura – Jubi/Timoteus Marten
Salah satu ikon pariwisata di Kota Jayapura, Teluk Youtefa. Tampak view lautan pasifik dilihat dari Bukit Skyline, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura – Jubi/Timoteus Marten
Jayapura, Jubi – Setelah mengikuti pelatihan bangunan dan las di Balai Latihan Kerja (BLK) Papua selama sebulan 19 pemuda asal Kota Wewak, PNG sudah pulang ke negaranya, Jumat (9/9/2016).

Kepala Badan Perbatasan Kota Jayapura Amos Salosa mengatakan pelatihan tersebut memuaskan. Menurut dia pelatihan tahap kedua dilanjutkan soal manajemen pariwisata. Pihaknya bahkan sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Wewak terkait pembiayaan.

“Tahap pertama ada kendala mengenai biaya dari Pemerintah Wewak. Karena itu, kedepan mereka akan datang untuk studi banding mengenai manajemen pariwisata dan lain sebagainya,” kata Amos di Jayapura, Jumat (9/9/2016).

Ia juga mengatakan bahwa hal itu sudah dikoordinasikan dengan BLK terkait persiapan pelatihan. Oleh karena itu, ia berharap Pemerintah Wewak menyiapkan kegiatan itu secara maksimal.

“Kita belum punya konsep yang baik untuk mengirimkan anak-anak kita untuk melakukan studi di Wewak, tetapi kami akan siapkan program mengenai perindustrian dan perdagangan,” katanya.

Kepala BLK Papua Frans Kopong mengatakan pihaknya melakukan kerja sama dengan Kepala Badan Perbatasan Kota Jayapura untuk melakukan pelatihan kepada warga Kota Wewak.

Menurut dia sebanyak 16 orang yang mengikuti latihan di BLK soal industri kejuruan las dan perusahaan konstruksi bangunan.

“Para pemuda Wewak ini minati hanya dua jurusan itu, sehingga kami latih mereka,” kata Frans.

Awalnya, kata dia, masing-masing jurusan direncanakan dilatih selam satu bulan. Namun terkendala dana sehingga BLKI menurunkan 240 jam kerja.

“Kita latih 120 jam kerja, kurang lebih pelatihan kurang lebih 12 hari kerja,” katanya.

“Kami di BLKI tempat latihan dan menerima siapa saja bangun kerja sama dengan badan perbatasan baik kota maupun provinsi untuk melatih masyarkat di perbatasan dan dari Kota Wewak yang sekarang dilatih,” katanya. (*)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemuda PNG akan Belajar Manajemen Pariwisata di Jayapura