Peneliti Temukan Bakteri Penyebab Tifus Scrub di Amerika Selatan

share on:
Tifus scrub sudah dikenal selama bertahun-tahun dan bakteri penyebabnya pertama kali diidentifikasi di Jepang pada tahun 1930 - IST
Tifus scrub sudah dikenal selama bertahun-tahun dan bakteri penyebabnya pertama kali diidentifikasi di Jepang pada tahun 1930 – IST

London, Jubi – Tifus scrub, penyakit mematikan yang biasa ditemukan di kawasan tenggara Asia dan disebarkan oleh kutu mikroskopik yang dikenal dengan sebutan ‘tungau’, sudah merambah ke sebagian Amerika Selatan dan bisa menjadi endemi di kawasan itu.

Penyakit tropis yang menewaskan setidaknya 140 ribu orang per tahun di kawasan Asia Pasifik itu, ditemukan terjadi dalam sejumlah kasus di sebuah pulau besar di luar Chile, sekitar 12 ribu km dari tempat ia biasa berkembang, demikian menurut peneliti, Rabu (8/9/2016).

Tifus scrub sudah dikenal selama bertahun-tahun dan bakteri penyebabnya pertama kali diidentifikasi di Jepang pada tahun 1930.

Penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri Orientia tsutsugamushi, ditularkan lewat tungau, dan menyebar melalui cairan limfa.

Mereka yang terinfeksi biasanya memiliki gejala yang muncul tiba-tiba, seperti menggigil, demam, kepala pusing, infeksi selaput membran pada mata, dan pembengkakan simpul limfa.

Hingga 2006, tifus scrub diduga hanya berkembang terbatas di kawasan yang disebut “segitiga tsutsugamushi”, dari barat Pakistan hingga Rusia timur jauh dan Australia utara bagian selatan.

Namun dalam tulisannya di Jurnal Kedokteran New England, para peneliti dari Universitas Oxford Inggris, Pontificia Universidad Catalica dan Universidad del Desarrollo dari Chile menilai kemungkinan ada penyebaran global yang lebih luas daripada yang diketahui sebelumnya.

Pada tahun 2006, dua kasus tifus scrub ditemukan di luar segitiga itu. Satu kasus di Timur Tengah disebabkan oleh bakteri yang belum tercatat sebelumnya. Kasus kedua ditemukan di pulau Chilo Ao, tak jauh dari daratan Chile.

Pada Januari 2015 dan kembali pada awal 2016, tiga kasus lagi ditemukan di Ancud, pantai timur Chilo Ao.(*)

Editor : Zely Ariane
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Peneliti Temukan Bakteri Penyebab Tifus Scrub di Amerika Selatan