PKB Minta Revisi Tim Seleksi KPU dan Bawaslu

share on:

Jakarta, Jubi – Fraksi PKB meminta pemerintah merevisi Tim Seleksi (timsel) komisioner KPU dan Bawaslu karena salah satu anggota tim adalah penyelenggara pemilu.

Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi PKB, Lukman Edy. Fraksi PKB meminta pemerintah merevisi Tim Seleksi (timsel) komisioner KPU dan Bawaslu karena salah satu anggota tim adalah penyelenggara pemilu.  - pkb.or.id
Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi PKB, Lukman Edy. Fraksi PKB meminta pemerintah merevisi Tim Seleksi (timsel) komisioner KPU dan Bawaslu karena salah satu anggota tim adalah penyelenggara pemilu. – pkb.or.id

“Padahal ketentuannya timsel terdiri dari dua unsur yaitu pemerintah dan masyarakat. Penunjukkan salah satu penyelenggara pemilu, Valina Singka (anggota DKPP) sebagai timsel, jelas menyalahi ketentuan yang berlaku,” kata Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi PKB, Lukman Edy di Jakarta, Jumat (9/9/2016).

Dia menilai pengangkatan Valina Singka Subekti sebagai anggota Tim Seleksi KPU dan Bawaslu periode 2017-2022 dianggap melanggar UU Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelengara Pemilu, khususnya pasal 12 ayat 3 dan Ketentuan Umum pasal 1 ayat 22.

Lukman mengatakan, Pasal 12 ayat 3 berberbunyi Tim Seleksi KPU dan Bawaslu berasal dari unsur pemerintah dan masyarakat. “Sedangkan, di dalam Ketentuan Umum pasal 1 ayat 22 yang menyebutkan DKPP adalah merupakan satu kesatuan fungsi penyelenggaraan pemilu bersama KPU dan Bawaslu,” ujarnya.

Menurut dia, berdasarkan pasal 12 ayat 3 dan pasal 1 ayat 22 UU 15 Tahun 2011 secara hukum batal. Karena dalam UU disebutkan DKPP, KPU, dan Bawaslu adalah satu kesatuan fungsi dalam penyelenggara pemilu.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan adanya surat Keputusan Presiden terkait nama-nama tim seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu periode 2017-2022. Keppres tersebut bernomor 98/P Tahun 2016 per tanggal 2 September 2016.

Berdasarkan surat Keppres, tim bertugas membantu Presiden Joko Widodo menetapkan calon anggota KPU periode 2017-2022 dan calon anggota Bawaslu periode 2017-2022 yang akan diajukan ke DPR.

Pansel KPU dan Bawaslu terdiri dari sebelas anggota yang merangkap Ketua, Wakil Ketua dan Sekretaris.

Berikut adalah nama-nama Timsel: – Ketua merangkap Anggota: Saldi Isra – Wakil Ketua merangkap Anggota: Ramlan Surbakti – Sekretaris merangkap Anggota: Soedarmo – Anggota: 1. Widodo Ekatjahjana 2. Valina Singka Subekti 3. Hamdi Muluk 4. Nicolaus Teguh Budi Harjanto 5. Erwan Agus Purwanto 6. Harjono 7. Beti Alisjahbana 8. Komarudin Hidayat.

Sementara, Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Arteria Dahlan menilai seluruh anggota Timsel KPU dan Bawaslu yang terpilih merupakan figur yang berkualitas dan berintegritas. “Mereka yang terpilih adalah tidak hanya berkualitas, tapi juga memiliki kapasitas di bidangnya dan sekaligus figur yang berintegritas, serta memiliki rekam jejak yang baik,” ujar Arteria di Jakarta.

Arteria mengatakan formasi ini memperlihatkan Presiden Jokowi dan Kementerian Dalam Negeri serius membangun demokrasi sehat sekaligus komitmen untuk peningkatan kualitas demokrasi.

“Mereka adalah orang-orang besar di bidangnya masing-masing. Perlu ada kekuatan manajerial dari seorang ketua yang mampu memadupadankan dan mengelola sumber daya yang potensial ini yang berasal dari latar belakang disiplin ilmu maupun profesi yang berbeda,” katanya. (*)

Editor : Lina Nursanty
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PKB Minta Revisi Tim Seleksi KPU dan Bawaslu