Raperdasus Disahkan, Parpol Lokal Incar Parlemen dan Pemerintahan

share on:
Logo Partai Papua Bersatu - Jubi/IST
Logo Partai Papua Bersatu – Jubi/IST

Jayapura, Jubi – Disahkannya Raperdasus Partai Lokal oleh DPR Papua melalui Rapat Paripurna ke VI DPR yang dipimpin Ketua DPR Papua, Yunus Wonda dan Wakil Ketua, Edoardus Kaize di ruang sidang DPR Papua, Jumat (9/9/2016) disambut sukacita oleh pengurus partai lokal, Partai Papua Bersatu. Partai lokal itu bahkan mulai mengincar posisi di parlemen dan pemerintahan.

Ketua Umum Partai Papua Bersatu, Kris J Fonataba mengapresiasi kerja keras DPR Papua selama ini yang terus berupaya merumuskan Raperdasus Parpol Lokal hingga bisa disahkan dalam sidang paripurna.

“Kami akan tetap ikut dalam Pemilihan Legislatif 2019 dan akan merebut parlemen dan pemerintah. Hanya saja kami belum tahu apakah Perdasus itu masih perlu Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perpu) atau lainnya, karena regulasi ini baru disahkan,” kata Krist Fonataba usai pengesahan Raperdasus Parpol Lokal.

Menurutnya, DPP Partai Papua Bersatu kini telah mempersiapkan diri menghadapi Pemilihan Legislatif 2019 dengan melakukan konsolidasi partai dan penyiapan persyaratan ditingkat DPD kabupaten/kota.

“Kami harap pada 2017 mendatang bisa masuk dalam pra verifikasi yang akan dilaksanakan KPU Provinsi Papua,” ucapnya.

Katanya, disahkannya Raperdasus Parpol Lokal merupakan sejarah baru di Papua. Sejak Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 1963 dan Presiden Soekarno mengangkat Jhon Bonay sebagai gubernur pertama Papua, baru kali ini ditetapkan Perdasus Partai Lokal di Papua.

“Sudah 53 tahun Papua bersama NKRI, dalam perjalanan itu, baru kali ini DPR Papua menetapkan Perdasus Parpol Lokal. Disahkannya Perdasus ini menandakan, orang asli Papua, pemilik tanah leluhur ini, kini mempunyai noken dan perahu sendiri dalam bingkai NKRI,” katanya.

Terpisah, Ketua Fraksi Hanura DPR Papua, Yan Permenas Mandenas mengatakan, alangkah baiknya 14 kursi ditangguhkan sampai terbentuknya partai politik lokal.

“Melalui partai politik lokal, membuka ruang kepada masyarakat Papua memperebutkan 14 kursi itu. Misalnya setiap dapil ada jatah dua kursi parpol lokal,” kata Mandenas. (*)

Editor : dominggus
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Raperdasus Disahkan, Parpol Lokal Incar Parlemen dan Pemerintahan