Kericuhan Warnai Prosesi Adat Kerajaan Gowa

share on:

Gowa, Jubi – Kericuhan antara Satuan Polisi Pamong Praja dengan pasukan Tubarania dari kerajaan Gowa kembali terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan saat prosesi Adat Kerajaan Gowa ‘Accera Kalompoang’ di sekitar Balla Lompoa (rumah besar), Sungguminasa, Gowa, Minggu (11/9/2016).

antara Satuan Polisi Pamong Praja dengan pasukan Tubarania dari kerajaan Gowa kembali terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. -- monitorday.com
Kericuhan antara Satuan Polisi Pamong Praja dengan pasukan Tubarania dari kerajaan Gowa kembali terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. — monitorday.com

Prosesi yang merupakan rangkaian pencucian benda pusaka kerajaan yang sedianya digelar pada Senin (12/9/2016) bertepatan dengan hari raya Idul Adha 1437 Hijriah itu dihalang-halangi oleh puluhan Satpol PP setempat yang diikuti adu mulut dan aksi lempar batu terhadap petugas Satpol PP.

Akibat insiden, dari kedua belah pihak ada terluka terkena anak panah dan batu. Pihak kepolisian terpaksa turun tangan meredam bentrokan tersebut.

Salah seorang perwakilan Kerajaan dari Dewan Adat Kerajaan Gowa, Andi Rivai mengungkapkan bahwa sejak awal ada gelagat mau menghancurkan serta membatalkan prosesi adat itu. Andi juga menyesalkan aparat kepolisian yang dinilainya lambat melakukan pengawalan sehingga bentrokan itu terjadi.

Sementara itu saat insiden terjadi, Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Mallagani Karaeng Kio yang tengah berada di dalam Istana Balla Lompoa membantah dengan memberikan klarifikasi terkait terjadinya bentrokan itu dengan berdalih bahwa lemparan bukan dari pihak Satpol PP.

“Saya luruskan dulu bukan dari kami yang melakukan itu, tetapi mereka duluan membawa badik yang sudah tercabut, ada juga senjata lain seperti ‘papporo’ dibawa. Dari awal kami komitmen menjaga keamanan adalah hal utama dan media turut membantu kemanan supaya semua lancar,” ujarnya berkilah.

Prosesi yang dilaksanakan massa dari Raja Gowa ke-37 Andi Maddusila Andi Idjo yang bergelar I Maddusila Daeng Mannyonri Karaeng Katangka Sultan Aluddin II Maddusila akhirnya menyelesaikan ritual berkeliling Balla Lompoa dengan dikawal pihak kepolisian sebelum acara Accera Kalompoang digelar kemarin.(*)

 

Editor : Lina Nursanty
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kericuhan Warnai Prosesi Adat Kerajaan Gowa