Peta Satu Abad Dikembalikan Ke Vanuatu

share on:

Port Vila, Jubi – Kembalinya peta Vanuatu yang berumur 113 tahun menjadi kado terindah dalam Hari Arsip Internasional di Vanuatu. Selanjutnya, peta yang selama ini berada di Australian National University (ANU) itu akan disimpan di Badan Arsip Nasional Vanuatu.

Kiri ke kanan – Dr. Stuart Bedford, Lazare Asal, dan Margaret Austrai. – dailypost.vu
Kiri ke kanan – Dr. Stuart Bedford, Lazare Asal, dan Margaret Austrai. – dailypost.vu

Dalam peta yang diserahkan itu menunjukkan area pangkalan udara Havannah di pulau Efate.

Peta tersebut diproduksi pada tahun 1913 untuk perusahaan swasta Prancis yang bernama SFNH dalam rangka memvalidasi area jajahan.

Peta tersebut juga merupakan bagian dari 31 serial peta yang mencakup area pulau Efate dan Aore.

Pemerintah kolonial Prancis hanya sempat merampungkan pemetaan kedua pulau tersebut karena terhenti akibat adanya Perang Dunia I.

Selama bertahun-tahun, peta itu menjadi bagian dari koleksi Profesor Darrell Tryon dari ANU yang merupakan peminat budaya Vanuatu selama karir akademiknya sejak tahun 1960-an. Ia juga menjadi mentor utama penyelenggaraan Pusat Kebudayaan Vanuatu selama 30 tahun terakhir.

Peta ini ditemukan di antara tumpukan arsip milik Darrell oleh peneliti Vanuatu lainnya, Dr. Chris Ballard. Chris telah mencari peta ini hingga ke Prancis dan Kaledonia Baru, namun ternyata salinan peta hanya tersedia satu yaitu yang kini ada di Arsip Nasional Vanuatu.

Ketimbang mengirimkannya via pos, Chris lalu meminta Dr. Stuart Bedford yang hendak mengunjungi Vanuatu untuk membawa serta peta tersebut dan menyerahkannya kepada Direktur Pusat Kebudayaan Vanuatu, Lazare Asal dan Kepala Perpustakaan Nasional, Margaret Austrai Terry.

Kepala Arsiparis, Augustine Tevi mengatakan bahwa peta tersebut adalah potongan peta pulau Efate yang hilang pada tahun 1913.

“Sungguh indah jika kini peta tersebut sudah kembali bergabung bersama serial lainnya di Vanuatu sehingga bisa diakses publik,” katanya. (*)

Editor : Lina Nursanty
Sumber : dailypost.vu
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Peta Satu Abad Dikembalikan Ke Vanuatu