Bupati Intan Jaya Minta Pelaku Penembakan Sugapa Dipecat

share on:
Mahasiswa Intan Jaya di Jayapura saat menggelar konfrensi pers terkait kasus penembakan Otianus Sondegau di Sugapa, Senin, (29/08/2016) - Jubi/Abeth You
Mahasiswa Intan Jaya di Jayapura saat menggelar konfrensi pers terkait kasus penembakan Otianus Sondegau di Sugapa, Senin, (29/08/2016) – Jubi/Abeth You

Jayapura, Jubi – Bupati Kabupaten Intan Jaya Natalis Tabuni, menyatakan pelaku penembakan Otinus Sondegau (16) di Yokatapa, Distrik Sugapa; dan Hans Belau, yang terkena tembakan di tangan, harus dipecat dan diproses sesuai hukum.

Natalis Tabuni mengatakan pelaku penembakan kedua anak remaja tersebut berasal dari satuan brimob yang dikirim untuk mengamankan perang antara marga yang terjadi antara Marga Kum – Joani dengan Tipagau – Kobugau.

“Namun Anggota brimob itu sudah ditarik dari Kabupaten Intan Jaya,” ujar Natalis Tabuni kepada Jubi, Selasa (12/9/2016).

Pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Komnas HAM, Kapolri dan Kapolda untuk memroses pelaku penembakan dua pemuda itu. Dan dari pihak kepolisian sedang menguji uji balistik.

Kasus penembakan Otis Sondegau dan Hans Belau ini, lanjutnya, sudah mendapat pengawalan langsung dari Anggota DPRP dan Majelis Rakyat Papua untuk mengawali kahasus ini hingga tuntas.

Tabuni membenarkan bahwa penembakan dan kekerasan serupa bukan kejadian pertama di wilayahnya.

“Kejadian ini keteralaluan sebab terjadi kurang lebih 3 kali. Pertama Luter Japogau menjadi korban penembakan dan masih hidup, kemudian pemukulan oleh brimob terhadap warga masyarakat,  lalu penembakan 2 pemuda Intan Jaya ini,” ujar dia.

Dia menolak tuduhan bahwa keberadaan brimob seolah-oalah karena bupati. “Pada hakekatnya keberadaan aparat untuk membantu penyelenggara negara, dan sudah ditempatkan di masing-masing daerah untuk mengawasi proses pembangunan,” ujarnya.

Akhir Agustus lalu, Melianus Duwitu, mewakili Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Intan Jaya (IPMIJ), menuduh Bupati Intan Jaya bertanggung jawab atas kehadiran brimob di wilayah kabupaten itu. 

Rupinus Japogau dari Komunitas Mahasiswa Independen Somatua mengatakan, Kapolda Papua segera menarik semua anggota Brimob yang ada di Intan Jaya karena sangat meresahkan dan merusak masyarakat tanpa terkecuali.

“Kami minta agar segera melakukan pemecatan tanpa terhormat kepada lima oknum anggota Brimob Kompi C Biak yang bertugas di Intan Jaya di depan umum dan segera lakukan proses hukum di pengadilan sipil, bukan di pengadilan militer,” katanya.(*)

Editor : Zely Ariane
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Bupati Intan Jaya Minta Pelaku Penembakan Sugapa Dipecat