Dana Belum Cair, Agenda Panwaslu Dogiyai Bisa Kacau

share on:
Ilustrasi Panwaslu
Ilustrasi Panwaslu

Jayapura, Jubi – Hingga saat ini, anggaran Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) untuk Pilkada serentak 2017 di Kabupaten Dogiyai, Papua, masih belum jelas. Bahkan, Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sebagai syarat turunnya anggaran APBD, belum ditandatangani Plt. Bupati Dogiyai.

“Jika kondisi itu berlarut-larut agenda Panwaslu bisa kacau, karena Pilkada yang akan digelar Februari 2017 tinggal beberapa bulan saja,” demikian dikatakan Ketua Panwaslu Dogiyai, Hengky Wakei, kepada Jubi, Selasa, (13/9/2016).

Tahapan Pilkada setempat sedang dijalankan KPUD, tetapi kegiatan Panwaslu yang mestinya dilakukan sejak bulan Mei 2015, masih terhambat.

“Kami sangat terbentur dan semua kegiatan kami tidak berjalan, seperti pengawasan dan  pembentukan komposisi di tingkat bawah. Karena Pemda Dogiyai dalam hal ini pak Plt. Bupati sampai saat ini belum anggarkan dana untuk Panwaslu,” ungkap Hengky Wakey.

Dikatakan Hengky, jika ini berlarut maka Pilkada Dogiyai akan berjalan tanpa melibatkan pihaknya. Maka, disayangkan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Kalau kondisi ini begini, kami pasti tidak awasi,” katanya.

“Kami sayangkan, ‘pemain’ tidak bisa diawasi oleh ‘wasit’ saat ‘pertandingan’ nanti. Prosesnya silahkan jalan, kami tidak batasi. Tapi hak kami harus diberikan,” tegasnya.

Menanggapi itu, Ketua Forum Komunikasi dan Kerjasama Kampung se-Kabupaten Dogiyai, Stefanus Petege, mendesak kepada Plt. Bupati untuk segera cairkan dana tersebut agar Pilkada dapat berjalan dan masyarakat tidak dikorbankan.

“Jangan Pilkada batal hanya karena kepentingan atau unsur tertentu. Pemkab segera mencari jalan keluar untuk anggarkan uang khusus untuk Panwaslu dan aparat keamanan, yakni TNI dan Polri supaya Pilkada berjalan aman,” harap Stefanus Petege.

Menurut Petege, jika pemkab setempat tidak menyediakan dana untuk Panwaslu, berarti pemkab setidaknya membuat surat pernyataan bahwa Pilkada ditunda hingga adanya dana.

“Harus secara tertulis maupun lisan sampaikan kepada publik, supaya masyarakat yang tersebar di 79 kampung ini tahu. Karena tahapannya sudah berjalan, seperti pengambilan formulir oleh bakal calon perseorangan,” ujarnya.(*)

 

Editor : Zely Ariane
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dana Belum Cair, Agenda Panwaslu Dogiyai Bisa Kacau