Ini Penyebab Rendahnya Konsumsi Ikan di Pegunungan Papua Versi DPRP

share on:
Ilustrasi Unit Pengolahan Ikan di Jawa Timur/Ilustrasi - IST
Ilustrasi Unit Pengolahan Ikan di Jawa Timur/Ilustrasi – IST

Jayapura, Jubi – Legislator Papua, Natan Pahabol menyatakan masih rendahnya presentase kosumsi ikan di masyarakat wilayah pegunungan Papua lantaran makan ikan bukanlah kebiasan masyarakat wilayah pegunungan.

Ia mengatakan, masyarakat di wilayah pegunungan lebih cenderung mengkonsumsi daging. Apalagi kehidupan mereka sehari-hari tak jauh dari berkebun dan berburu.

“Makan ikan ini memang bukan suatu kebiasaan turun temurun masyarakat asli Papua di wilayah pegunungan. Mereka lebih cenderung mengkonsumsi daging,” kata Natan kepada Jubi pekan lalu.

Menurutnya, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat di wilayah pegunungan Papua, kalau mengkonsumsi ikan juga perlu, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua perlu gencar mengajak masyarakat di daerah pegungungan membudidayakan ikan.

“Tidak hanya sebatas sosialisasi makan ikan, tapi juga mengajak masyarakat di pegunungan Papua membudidayakan ikan. Kalau sudah banyak masyarakat yang membudidayakan ikan, tentu akan berdampak pada meningkatkan animo masyarakat mengkonsumsi ikan,” ucapnya.

Katanya, jika hanya mensosialisasikan pentingnya mengkonsumsi ikan kepada masyarakat, khususnya di wilayah pegunungan Papua, tanpa diikuti sosialisasi budidaya ikan, hasilnya tak akan maksimal.

“Dinas terkait perlu mulai gencar melakukan sosialisasi budidaya ikan kepada masyarakat pegunungan terlebih dahulu. Kalau itu sudah dilakukan, barulah upaya meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat pegunungan Papua,” katanya.

Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi Papua, Yulce Enembe mengatakan, konsumsi ikan masyarakat pegunungan Papua masih terbilang rendah. Untuk itu ia meminta Dinas Kelautan dan Perikanan setempat gencar mensosialisasikan konsumsi ikan kepada masyarakat di wilayah itu.

“Jika masyarakat pegunungan diberikan ikan dan daging, pasti mereka akan memilih daging. Makanya sosialisasi makan ikan kepada masyarakat pegunungan harus gencar dilakukan,” kata Yulce Enembe beberapa pekan lalu.

Kata istri Gubernur Papua itu, sosialisasi rutin harus dilakukan hingga ke pelosok di wilayah pegunungan Papua. Namun Dinas Kelautan dan Perikanan tak bisa bekerja sendiri. Perlu berkoordinasi dengan pihak terkait untuk sosialisasi gemar konsumsi ikan kepada masyarakat pegunungan.(*)

Editor : Zely Ariane
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Ini Penyebab Rendahnya Konsumsi Ikan di Pegunungan Papua Versi DPRP