Penyelenggara Diingatkan Netral pada Pilkada 2017

share on:
pilkada serentak 2017 - Jubi/IST
pilkada serentak 2017 – Jubi/IST

Jayapura, Jubi – Legislator Papua, Deerd Tabuni mengingatkan agar penyelenggara pilkada bersikap netral pada pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2017.

Menurut politikus Partai Gokar ini mengatakan, sukses tidaknya proses pilkada juga ditentukan oleh penyelenggara. Jika lembaga penyelenggara di semua tingkatan netral tentu bisa meminimalisir berbagai dinamika yang terjadi.

“Kalau pihak penyelenggara bersikap netral, tentu apapun hasilnya bisa diterima para pasangan kandidat dan pendukungnya,” katanya kepada Jubi pekan lalu di Jayapura.

Mantan Ketua DPR Papua periode sebelumnya itu juga mengingatkan pasangan kandidat yang akan bersaing dalam pilkada mendatang tak menciptakan gesekan di masyarakat. Biarkan masyarakat yang menentukan hak pilihnya. Hasil pilkada harus benar-benar murni pilihan rakyat. Bukan karena manipulasi suara, dan kongkalikong.

“Bersaing dalam pilkada bukan berarti harus menciptakan di masyarakat. Pasangan kandidat bersainglah secara sehat. Bukan dengan cara-cara tak terpuji,” katanya.

Katanya, pilkada bertujuan agar rakyat dapat memilih pemimpin yang benar-benar dinilai bisa membangun daerahnya dan memperhatikan kondisi masyarakat. Pilkada bukan bertujuan merebut kekuasaan untuk kepentingan satu dua orang atau kelompok tertentu.

“Kepala daerah yang nantinya terpilih harus benar-benar bisa memimpin semua masyarakat di kabupatennya. Bukan hanya memperhatikan masyarakat atau kelompok tertentu saja,” katanya.

Terpisah Wakil Ketua Komisi I DPR Papua bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM, Orwan Tolli Wonne mengatakan, memenangkan pilkada tak harus dengan cara-cara kotor. Namun harus dengan demokrasi yang bersih.

“Jangan menciptakan perpecahan di masyarakat. Jangan mengorbankan masyarakat untuk kepentingan politik,” kata Orwan.

Menurutnya, para pasangan kandidat harus bersaing decara jujur dan mengedepankan proses demokrasi yang bersih. Jangan menggunakan segala cara untuk merebut jabatan dan kekuasaan. (*)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Penyelenggara Diingatkan Netral pada Pilkada 2017