Ilmuwan Temukan Jejak Dinosaurus

share on:

Golden Bay, Jubi – Ilmuwan temukan bekas jejak tapak kaki dinosaurus di area Golden Bay, Selandia Baru. Jejak tersebut membuktikan bahwa dinosaurus pernah berjalan, makan dan berenang di area tersebut 70 juta tahun lalu.

Dr. Greg Browne memperlihatkan jejak dinosaurus di bebatuan. – RNZI/Tracy Neal
Dr. Greg Browne memperlihatkan jejak dinosaurus di bebatuan. – RNZI/Tracy Neal

Penemuan itu menambah koleksi jejak kaki hewan purba dari Golden Bay. Selama satu decade terakhir, ilmuwan telah menemukan 50 jejak tapak kaki dinosaurus yang tersebar di berbagai titik area itu.

Jejak kaki dinosaurus itu berada di area bebatuan yang tertutupi pasir. Para ilmuwan dibantu pelajar dari wilayah terdekat, Collingwood untuk menyingkirkan pasir dan lumpur yang menutupi jejak kaki dinosaurus itu perlahan-lahan.

Salah seorang siswa, Violet Wells mengatakan dirinya sangat bangga menjadi salah satu orang yang melihat jejak kaki dinosaurus pertama kali setelah jejak itu terkubur selama puluhan juta tahun. Ia tidak pernah membayangkan jika area dekat rumahnya dulu pernah menjadi tempat dinosaurus mencari makanan.

“Sangat sulit dibayangkan kita benar-benar berjalan di tempat ini. Jejak kaki ini jejak sungguhan, bukan buatan manusia,” ujarnya.

Ahli sedimentology, Greg Browne menemukan jejak kaki pertama 15 tahun lalu di wilayah Whanganui Inlet dekat Laut Tasmania. Menurut dia, area tersebut terhubung dengan basin Taranaki dimana para geolog telah melakukan penelitian kandungan minyak dan gas bumi.

Sebelumnya, seorang ahli palaeontologi, Joan Wiffen menemukan tulang dinosaurus di area Hawke’s Bay. “Wilayah ini sangat special di Selandia Baru karena kita menemukan tulang dan jejak kaki, lokasi ini sangat unik,” katanya.

Seorang ahli palaeontologi, Lucia Rancaglia mengatakan jejak kaki dinosaurus itu sampai membatu dipengaruhi oleh proses sementasi yang berlangsung selama jutaan tahun hingga terkubur. Namun, gerakan tektonik mengangkat material ini kembali ke permukaan. (*)

Editor : Lina Nursanty
Sumber : radionz.co.nz
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Ilmuwan Temukan Jejak Dinosaurus