Kanker Alat Reproduksi Perlu Dideteksi Sejak Awal

share on:
Kepala Seksi Jalur Wilayah Khusus BKKBN wilayah Papua, Agus Fauzi – Jubi/Roy Ratumakin.
Kepala Seksi Jalur Wilayah Khusus BKKBN Wilayah Papua, Agus Fauzi. – Jubi/Roy Ratumakin

Jayapura, Jubi – Mendeteksi sejak awal kanker alat reproduksi sangat penting untuk membina dan membangun keluarga berkualitas. Hal ini dikatakan Kepala Seksi Jalur Wilayah Khusus BKKBN Wilayah PapuaAgus Fauzi kepada Jubi di ruang kerjanya, Rabu (14/9/2016).

Agus mengatakan, kanker alat reproduksi merupakan penyakit yang sering terjadi baik pada pria maupun pada perempuan. Namun pada umumnya terjadi pada perempuan usia reproduksi seperti kanker leher rahim, kanker endometrium, dan kanker ovarium termasuk kanker payudara (walaupun bukan alat reproduksi tetapi berhubungan langsung dengan reproduksi yaitu untuk menyusi).

Sedangkan pada pria yang sering terjadi, menurut Agus, adalah kanker prostat, kanker testis, dan kanker penis. Di Indonesia berbagai macam kanker tersebut cenderung semakin meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun.

“Pencegahan kanker alat reproduksi merupakan suatu aspek dari masalah kesehatan reproduksi, saat ini jumlah kanker alat reproduksi perempuan merupakan urutan paling tinggi, baik di dunia maupun di indonesia,” katanya.

Dikatakan, berdasarkan statistik terbaru diketahui bahwa kanker yang sering menimpa perempuan adalah kanker serviks/ leher rahim (42 %), kanker payudara (31%), kanker usus besar (11%), kanker paru-paru (11%), dan kanker ovarium (5%).

Sedangkan pada pria kanker yang paling dominan adalah kanker prostat (23%), kanker paru-paru (16%), kanker usus besar (14%), dan kanker kandung kemih (5%).

“Untuk mengantisipasi dan sebagai upaya membangun keluarga berkualitas, perlu pencegahan kanker alat reproduksi, khususnya deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Dokter Nirwan, spesialis Patologi Anatomi (spesialisasi kedokteran yang mendiagnosis kanker) kepada Jubi melalui telepon mengatakan, sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kanker serviks secara dini, karena kanker tersebut sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup penderitanya.

“Kami ingin semua ibu tergerak untuk memeriksakan diri untuk mendeteksi secara dini kanker leher rahim, ini ancaman buat mereka, Indonesia merupakan urutan pertama pengidap kanker leher rahim dan sudah masuk ke Papua, jadi kami ingin memberikan pemahaman kepada mereka bahwa ini adalah kebutuhan mereka,” katanya. (*)

Editor : Syofiardi
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kanker Alat Reproduksi Perlu Dideteksi Sejak Awal