Komisaris HAM PBB Kutuk Pelanggaran HAM di Suriah

share on:
Ilustrasi Kota di Suriah yang dilanda perang Sipil - berliner-zeitung.de
Ilustrasi Kota di Suriah yang dilanda perang Sipil – berliner-zeitung.de

Jenewa, Jubi – Komisaris Hak Asasi Manusia PBB, Zeid Ra’ad Al Hussein, mengutuk pemerintah Suriah Selasa (13/9/2016), dalam sebuah pidatonya tentang sejumlah pelanggaran hak asasi manusia di dunia.

Dalam pidato pembuka sidang Dewan Hak Asasi Manusia PBB selama tiga minggu, Zeid mengatakan bahwa Suriah adalah salah satu dari lima negara yang seringkali menolak bekerjasama dengan penyelidik hak asasi manusia.

“Itu negara yang dipimpin dokter kesehatan, namun diduga menyakiti masyarakatnya sendiri, menyerang sejumlah rumah sakit dan mengebom permukiman dengan sejumlah bahan peledak, dan menahan puluhan ribu orang dalam keadaan tidak manusiawi,” kata Zeid.

“Kata-kata saja tidak dapat menunjukkan seberapa mendalamnya saya mengutuk keadaan itu,” katanya.

“Negara (pelanggar HAM) mungkin menutup kantor saya, namun mereka tidak akan membungkam kami, dan tidak akan membutakan kami. Jika akses tidak kami dapatkan, kami akan tetap melaporkan seakurat mungkin terkait pelanggaran yang ada,” tambahnya.

Dewan itu, yang bermarkas di Jenewa, terdiri dari 47 negara yang bertujuan untuk melindungi hak asasi manusia di seluruh dunia. Mereka dapat mengeluarkan mandat melakukan penyelidikan terhadap dugan pelanggaran.

Dia mengatakan, Turki tenggara dan wilayah Omoria, Amhara di Ethiopia serta Uzbekistan dan kedua belah wilayah di perbatasan India dengan Pakistan, sebagai tempat-tempat yang memerlukan penyelidikan segera. Begitu pula dengan wilayah Nagorno-Karabakh, Abkhazia dan Ossetia Selatan di Kaukasus.

Keadaan di Yaman seharusnya dimasukkan dalam kategori “penyelidikan terpadu oleh badan mandiri internasional”, dan Bahrain sebaiknya lebih memperhatikan hak asasi manusia, katanya.

Zeid, yang belakangan ini menyinggung para politisi populis seperti calon presiden AS, Donald Trump, dalam sebuah pidato di Den Haag mengritik kembali kalangan itu dalam pidatonya.(*)

Editor : Zely Ariane
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Komisaris HAM PBB Kutuk Pelanggaran HAM di Suriah