Lima Siswa SMKN 3 Sorong Ditahan Polisi

share on:

Polisi ketika mengamankan lokasi penyerangan oleh sejumlah siswa di Kota Sorong – Jubi/Niko
Polisi ketika mengamankan lokasi penyerangan oleh sejumlah siswa di Kota Sorong – Jubi/Niko
Sorong, Jubi – Lima siswa SMKN 3 Kota Sorong, Papua Barat terpaksa masuk jeruji besi atas dugaan pelaku pelemparan ke arah Madrasah Aliah Negeri (MAN) Model Kota Sorong, Rabu (14/9/2016).

Pelemparan ini terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 8.30 WIT. Pelaku melempari atap pos penjagaan MAN Sorong. Lalu pukul 09.30 WIT pelaku melempari ruang kelas XII Bahasa.

Seorang saksi, Ahmad Kastela, 22 tahun, guru PPL yang sedang mengajar di ruangan itu mengatakan kaca-kaca pecah akibat pelemparan tersebut.
Tak lama setelah pelemparan polisi yang dipimpin Wakapolres Sorong Kota Kompol Asep Bangbang didampingi Kasat Intelkam AKP Muhamad Salim mengejar pelaku.

Pelemparan itu diduga berkaitan dengan insiden sebelumnya, Sabtu (10/9/2016). Ketika itu Taruna Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Sorong, siswa SMK 2 dan SMK 3 Sorong menyerang MAN Model Kota Sorong.

Penyerangan itu dipicu postingan di akun facebook yang diduga akun milik seorang siswa MAN Model Sorong. Postingan itu memancing kemarahan siswa dari tiga sekolah ini.

Akibatnya mereka menyerang sekolah ini dengan menumpangi tiga truck. Pintu-pintu sekolah ditendang. Para siswa dikejar hingga seorang siswa MAN Model Sorong, Miswan mengalami luka-luka di bagian kepala akibat terkena benda tumpul. Sementara seorang lainnya, Mafi Fathila luka di pelipis kiri.

“Ada beberapa antisipasi yang kita laksanakan dengan mengamankan dan memintai keterangan dari beberapa siswa BP2IP maupun MAN Model. Yang tidak memenuhi unsur tindakan kriminal kita menegur dan pulangkan,” kata Kabag Ops Polres Sorong Kota Ajun Komisaris Polisi Eko, Rabu.

Setelah didalami dua dari lima siswa yang ditangkap polisi terindikasi melakukan pelemparan.

“Namun kita belum memperkuat dengan alat bukti dan saksi-saksi. Kemudian kita akan dalami lagi apakah ada hubungannya dengan kejadian sebelumnya,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis akitivitas belajar-mengajar di MAN Model Sorong kembali seperti semula. (*)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Lima Siswa SMKN 3 Sorong Ditahan Polisi