Militer Suriah: Gencatan Senjata Selama Tujuh Hari

share on:
Ilustrasi bocah Kurdi Suriah duduk di tank yang hancur di Kota Kobane,  27/3/2015 I- AFP PHOTO/YASIN AKGUL
Ilustrasi bocah Kurdi Suriah duduk di tank yang hancur di Kota Kobane, 27/3/2015 I- AFP PHOTO/YASIN AKGUL

Damaskus, Jubi – Militer Suriah mengumumkan pemberlakuan gencatatan senjata di seluruh negeri selama tujuh hari, dimulai pada Senin (13/9/2016).

Penghentian pertempuran dimulai Senin sejak pukul 07.00 waktu setempat, dan akan diterapkan hingga 19 September, demikian pernyataan militer.

Namun, militer Suriah mengatakan pihaknya tetap memiliki hak untuk menindak pelanggaran apapun yang kemungkinan dilakukan oleh para pemberontak.

Pernyataan gencatan senjata itu dikeluarkan militer sebagai bagian dari kesepakatan yang tercapai baru-baru ini antara negara-negara adidaya.

Pada Sabtu (9/9) dini hari, negara adikuasa Amerika Serikat dan Rusia mengumumkan bahwa kesepakatan bersejarah telah tercapai terkait gencatan senjata di seluruh wilayah Suriah, yang akan menandai awal hari raya kaum Muslim, Idul Adha.

Gencatan senjata selama satu pekan itu juga termasuk pembukaan akses bagi bantuan kemanusiaan serta operasi militer bersama terhadap kelompok-kelompok teroris terlarang.

Semua serangan dan serangan udara akan dihentikan dan akses tanpa halangan akan diberikan ke wilayah-wilayah yang terkepung, termasuk di kota Aleppo, demikian menurut kesepakatan tersebut.

Pemerintah Suriah mengatakan pihaknya menyambut baik kesepakatan tersebut.(*)

Editor : Zely Ariane
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Militer Suriah: Gencatan Senjata Selama Tujuh Hari