Dua Kelurahan Jadi Contoh Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat

share on:

Pelatihan kader untuk proyek percontohan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Papua Barat – Jubi/Florence Niken
Pelatihan kader untuk proyek percontohan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Papua Barat – Jubi/Florence Niken
Sorong, Jubi – Kelurahan Malaingkedi, Distrik Malaimsimsa dan Kelurahan Kladufu, Kota Sorong, Papua Barat dipilih menjadi proyek percontohan (pilot project) Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Program yang dilakukan selama enam bulan ini melibatkan kader PKK dan Posyandu dari dua kelurahan tersebut. Oleh karena itu, kader-kader PATBM mengikuti program pelatihan pada awal bulan ini demi keberlangsungan program tersebut.

Fasilitator daerah Setyo Hastiarwo mengatakan Kelurahan Kladufu dipilih karena melalui sistem pemetaan menunjukkan zona merah bagi anak. Ini berbanding terbalik dengan kelurahan Malaingkedi yang dikategorikan aman bagi anak-anak.

Namun demikian, ia tak menyebutkan jumlah kekerasan di Papua Barat tahun 2016.

“Memang untuk program ini kami memilih kelurahan yang memiliki angka kekerasan terhadap anak tinggi dan itu ditemukan di kelurahan Kladufu dan sebagai pembanding dipilihlah kelurahan Malaingkedi yang cenderung aman,” katanya di Sorong, Kamis (15/9/2016).

Lurah Malangikedi Yohanis M. Pasangi mendukung program tersebut. Ia mengatakan anak-anak rentan terhadap tindakan kekerasan. Maka dari itu, ia mengharapkan agar kader yang telah mengikuti pelatihan di Manokwari dapat berbagi informasi kepada masyarakat untuk meminimalisir tindak kekerasan terhadap anak.

“Tolok ukur keberhasilan program ini adalah menurunnya tindak kekerasan terhadap anak, minimal dimulai dari keluarga sendiri,” katanya. (*)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dua Kelurahan Jadi Contoh Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat