Perang Dingin Bainimarama VS John Key

share on:

Deuba, Jubi – Perdana Menteri Fiji, Frank Bainimarama meminta Australia dan Selandia Baru untuk tidak ikut campur urusan keamanan dalam negeri Fiji. Lebih khusus lagi, Bainimarama mengkritik kata-kata pedas yang dilontarkan Perdana Menteri Selandia Baru, John Key terhadap Fiji.

Perdana Menteri Fiji, Frank Bainimarama. – devpolicy.org
Perdana Menteri Fiji, Frank Bainimarama. – devpolicy.org

Bainimarama menyampaikan pesan itu dengan sangat jelas di hadapan pertemuan kamar dagang Fiji-Australia-Selandia Baru di Deuba, Fiji, Kamis (15/9/2016).

Dua kata pedas yang dilontarkan Key terhadap dirinya yaitu “konyol” dan “tutup mulut”. Menurut Bainimarama, Key menyebut dirinya konyol ketika mengomentari penangkapan enam tokoh oposisi di Fiji, pekan lalu.

Sementara, kata “tutup mulut” dialamatkan kepadanya oleh Key tahun lalu menyikapi langkah politik Fiji di Forum Kepulauan Pasifik (PIF).

“Kata ‘konyol’ dan ‘tutup mulut’ adalah kata-kata yang biasa digunakan para orangtua kepada anaknya atau seorang guru kepada muridnya. Ucapan yang tidak biasa dilontarkan pada orang yang sederajat dan itu mengandung makna superioritas. Beberapa orang bahkan menyebutnya patronase. Tapi, menurut saya itu tidak pantas diucapkan seorang pemimpin yang dipilih secara demokratis,” ujar Bainimarama.

Insiden penangkapan tokoh oposisi Fiji pekan lalu menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk Australia dan Selandia Baru. Bainimarama menilai pernyataan yang menyudutkan Fiji dari kedua negara tersebut tidak dapat dibenarkan dan bisa merusak hubungan baik ketiga negara. Menurut dia, Australia dan Selandia Baru menerapkan standar ganda dalam politik luar negerinya.

“Hingga saat ini, kami tidak pernah menguliahi kalian (Selandia Baru dan Australia,RED) tentang pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di negara kalian sendiri. Termasuk penderitaan yang dialami orang-orang suku asli di negara kalian, dan khusus untuk Australia tentang penyiksaan para pengungsi. Maka, tolong hormati proses politik yang terjadi di dalam negeri kami juga,” katanya. (*)

Editor : Lina Nursanty
Sumber : radionz.co.nz, pina.com.fj
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Perang Dingin Bainimarama VS John Key