Polisi Sebut Yambi Daerah “Merah”

share on:
Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw - Jubi/Roy Ratumakin.
Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw – Jubi/Roy Ratumakin.

Jayapura, Jubi – Kepolisian Daerah (Polda) Papua menyebut wilayah Distrik Yambi, Kabupaten Puncak Jaya masih tergolong daerah “merah”.

Kapolda Papua, Inspektur Jenderal (Pol) Paulus Waterpauw mengatakan, wilayah itu dikategorikan rawan lantaran daerah itu masih ada kelompok bersenjata.

“Kelompok bersenjata di wilayah Yambi itu masih dikategorikan kelompok merah. Terutama, mereka yang terletak di wilayah antara Puncak Jaya, Puncak dan Lanny Jaya. Namun kami akan tetap melalukan penegakan hukum kepada mereka-mereka ini,” kata Kapolda Waterpauw, via pesan singkatnya kepada wartawan, Rabu (14/9/2016).

Katanya, polisi tak tinggal diam dengan sejumlah kasus penembakan terhadap warga sipil dan aparat keamanan di wilayah Puncak Jaya dan kabupaten lain di pegunungan tengah Papua selama ini.

“Kami tak akan membiarkan kelompok ini terus melakukan penembakan kepada warga sipil. Kami akan seriusi ini. Kami tidak membiarkan hal ini terus terjadi,” ucapnya.

Terkait langkah penembakan terhadap Yuni Yesra (27 tahun), guru honor di Sekolah Dasar (SD) Negeri Kulirik, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Senin (12/9/2016) malam sekira pukul 19.00 WIT kata

Kapolda Waterpauw, Polda Papua telah mengirim sebanyak 10 orang personil Brimob ke Puncak Jaya, Selasa (13/9/2016) untuk membantu aparat kepolisian dan TNI mengejar pelaku. Motif penembakan masih dalam penyelidikan.

Awal pekan ini, penembakan kembali terjadi di Puncak Jaya. Korban meninggal dunia, Yuni Yesra ditembak di Kampung Karubate, Distrik Mulia, Puncak Jaya. Ia tertembak di leher kanan tembus hidung sebelah kanan. Pelaku diduga kelompok bersenjata di wilayah itu. (*)

Editor : dominggus
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Polisi Sebut Yambi Daerah “Merah”