Sang Pelempar Kotoran Kuda Mulai Diadili

share on:

Auckland, Jubi – Pelempar kotoran kuda ke wajah hakim di Auckland mulai diadili. Pengadilan menyatakan pria bernama Castislav ‘Sam’ Bracanov (80) itu bersalah dan memerintahkan untuk tetap dalam tahanan.

John Banks (belakang) ketika wajahnya dilempar kotoran kuda. -- RNZI/Kate Newton.
John Banks (belakang) ketika wajahnya dilempar kotoran kuda. — RNZI/Kate Newton.

Bracanov melemparkan seember kotoran kuda ke wajah hakim Anne Kiernan yang tengah berjalan menuju ruang sidang di Pengadilan Distrik Auckland, Maret lalu.

Bukan kali itu saja, Bracanov juga melemparkan lumpur kotor sebelumnya ke wajah salah seorang anggota parlemen, John Banks ketika John sedang berjalan menuju ruang pengadilan tinggi Auckland pada tahun 2014. Karena aksinya saat itu, Bracanov didenda 400 dolar Selandia Baru.

Dua tahun sebelumnya, Bracanov juga ditangkap karena kedapatan melakukan upaya melempar kotoran kuda ke wajah Pangeran Charles yang tengah berkunjung ke Auckland bersama isterinya. Namun, saat itu upayanya tidak berhasil karena keburu ditangkap. Ia tetap diganjar hukuman denda sebesar 200 dolar.

Dalam sebuah wawancara dengan Radio New Zealand saat itu, Pangeran Charles mengatakan bahwa insiden seperti itu sangat biasa terjadi menimpa tokoh. “Itu hanya salah satu risiko menjadi public figure,” katanya.

Dalam persidangan, Bracanov mengatakan alasan ia melemparkan kotoran kuda ke wajah hakim Kiernan karena ia merasa dendam. Kiernan adalah ketua majelis hakim saat persidangan kasus ia melempar lumpur kotor ke wajah John Banks. Saat persidangan kala itu, Kiernan tidak memberinya kesempatan bicara.

“Kiernan membiarkan Banks pergi begitu saja sebelum saya bicara. Hanya orang yang terlahir seperti Banks yang diberi keistimewaan di dunia ini, mereka bisa berbuat dan bicara apa saja, sementara saya tidak. Ini tidak demokratis,” katanya.

Petugas yang menahan Bracanov bersaksi bahwa Bracanov mengatakan alasan dia melempar kotoran kuda kepada Kiernan karena Kiernan sering berbicara seperti kotoran. “Ketika kamu bicara kotoran, maka kamu akan dapat kotoran,” ujarnya menirukan Bracanov. (*)

Editor : Lina Nursanty
Sumber : radionz.co.nz
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Sang Pelempar Kotoran Kuda Mulai Diadili