Dayung Rowing Sumbang Dua Perak

share on:
Wakil Ketua KONI Papua John Banua Rouw foto bersama atlet peraih medali-Jubi/Islami
Wakil Ketua KONI Papua John Banua Rouw foto bersama atlet peraih medali-Jubi/Islami

Karawang – Hingga H-1 pembukaan Pekan Olahraga Nasional Cabang Olahraga Dayung sudah menyumbang 2 medali perak buat kontingen Papua.

Dua medali perak tersebut disumbangkan Mariam Daimoi yang turun di Nomor Rowing Kelas Single Scull Putri. Mariam mencatat waktu terbaik 8 menit 47 detik, hanya terpaut 10 detik dari peraih medali emas Dewi Yuliawati yang membukukan waktu 8 menit 37 detik.

Medali perunggu diperoleh atlet Sulawesi Tenggara (Sultra) Ambarani yang finish dengan catatan waktu 8 menit 50 detik. Medali perak kedua didapat Papua dari Nomor Rowing Kelas Quadrapel atau 4 pedayung.

Mariam Daimoi bersama Alfrida Matuan, Beatriks Hubi dan Daniela Luciana Sokoy berhasil finish kedua setelah 4 pedayung Jawa Barat (Melani Putri, Susanti, Syiva Lisdiana dan Yayah Rokayah) yang berhasil rebut emas. Medali perunggu jatuh ke tangan kwartet pedayung Sumatera Selatan (Amanda, Mery Andini, Wahyuni dan Yuniarti).

Pelatih dayung Papua Septinus Osleky mengatakan, hasil 2 medali perak yang didapat tersebut patut disyukuri dan merupakan prestasi terbaik anak asuhnya.

“Hasil ini patut disyukuri walau mendapat emas. Tim dayung Papua masih berkesempatan meraih juara pertama di nomor final besok (hari ini),” ujarnya.

Ia akui dua medali perak yang disumbangkan Mariam Daimoi dan kwartet pedayung hanya beda tipis untuk catatan waktunya dari peraih medali emas. “Mariam punya catatan waktu beda tipis dari DKI Jakarta,” akunya mengevaluasi.

Wakil Ketua I KONI Papua Johny Banua Rouw mengatakan Cabor dayung masih berkesempatan merebut emas. “Target dayung masih bisa dikejar. Peluang kita ada di nomor Canoing dan Kayak,” sebut Johny merinci. (Islami*)

Editor : dominggus
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dayung Rowing Sumbang Dua  Perak