Dua Kapal Satpolair Masih Layak Beroperasi di Perairan Arafura

share on:
Kapal milik Polair Polres Merauke yang melakukan patroli rutin di Perairan Arafura. Jubi/Frans L Kobun
Kapal milik Polair Polres Merauke yang melakukan patroli rutin di Perairan Arafura. Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi – Dua kapal milik Satpol Air Polres Merauke yang merupakan bantuan dari pusat, kini masih layak untuk dioperasikan melakukan pemantauan di wilayah Perairan Arafura dan sekitarnya.

“Kita terus melakukan operasi di laut, namun sepanjang ini, belum ditemukan adanya kapal-kapal asing beroperasi melakukan pencarian ikan,” kata Kasat Polair Polres Merauke, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sa’ka kepada wartawan di ruang kerjanya Jumat (16/9/2016). .

Dengan adanya moratorium yang dikeluarkan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pujiastuto, kapal-kapal asing tak mengambil ikan lagi.

“Dari pantauan yang kami lakukan, hanya kapal-kapal nelayan Indonesia melakukan aktivitas pencarian ikan secara rutin tiap hari,” ujarnya.

Disinggung apakah dua kapal itu sudah mendukung dilakukan operasi, Sa’ka mengaku, sudah dan tak ada persoalan. Lagi pula, tak ditemukan pelanggaran selama nelayan beraktivitas. “Ya, kalau kapal asing masih operasi, sudah pasti kami harus meminta tambahan armada lagi,” tuturnya.

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Merauke, Martha Bayu mengaku, dengan dikeluarkan moratorium dan melarang kapal asing beroperasi di laut, hasil tangkapan ikan nelayan mengalami peningkatan drastis.

Kita selalu berkunjungan ke beberapa kampung dan distrik yang menjadi sentra penangkapan ikan oleh nelayan. Umumnya mereka mengaku, hasil tangkapan lebih banyak di bandingkan tahun-tahun sebelum,” ujar Martha. (*)

 

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dua Kapal Satpolair Masih Layak Beroperasi di Perairan Arafura