Imigrasi Manokwari Tekan Pelanggaran Warga Asing

share on:

Ilustrasi logo kantor imigrasi - Jubi/IST
Ilustrasi logo kantor imigrasi – Jubi/IST
Manokwari, Jubi – Kantor Imigrasi Manokwari, Provinsi Papua Barat, terus berupaya menekan pelanggaran penggunaan tenaga kerja asing serta izin tinggal warga negara asing di daerah tersebut, antara lain melalui sosialisasi peraturan keimigrasian.

“Hari ini kami melakukan sosialisasi Peraturan Menteri Hukum dan HAM tentang prosedur teknis izin tinggal kunjungan menjadi tinggal terbatas dan izin tinggal terbatas menjadi izin tinggal tetap,” kata Kepala Kantor Imigrasi Manokwari Budiono di Manokwari, Kamis.

Dia mengatakan sosialiasi yang melibatkan perusahaan, badan usaha, kontraktor, dan pihak gereja ini untuk meningkatkan pemahaman mereka terkait peraturan tersebut.

Menurutnya, beberapa tahun belakangan ini cukup banyak pelanggaran terkait izin tinggal warga negara asing. Deportasi pun dilakukan terhadap ratusan warga negara asing yang kedapatan melanggar ketentuan izin tinggal kunjungan.

“Pihak perusahaan harus memiliki pemahaman yang benar. Kami tak mau pelanggaran tersebut terus terulang,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, penyalahgunaan izin tinggal berkunjung dominan terjadi di Manokwari. Dua tahun belakangan ini ratusan warga negara asing yang bekerja pada pembangunan kontruksi pabrik semen di Kampung Maruni Manokwari dideportasi karena melanggar perizinan.

“Mereka memanfaatkan izin kunjungan untuk bekerja. Ini menyalahi aturan sehingga kami melakukan tindakan tegas dengan mendeportasi mereka,” katanya.
Budiono berharap melalui sosialisasi ini kesadaran perusahaan asing di daerah tersebut terus meningkat. Dengan demikian, kehadiran mereka sesuai aturan dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan daerah.

Dia menambahkan, cukup banyak perusahaan yang mempekerjaan warga negara asing. Seluruhnya tersebar di Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, dan Teluk Bintuni.

“Di Teluk Wondama dan Pegunungan Arfak belum ada,” katanya seraya menambahkan, selain sosialisasi peraturan dokumen keimigrasian, pihaknya pun melakukan pengawasan rutin di lima kabupaten yang menjadi wilayah kerjanya.

Pengawasan dilakukan sejak warga negara asing masuk melalui bandar udara dan pelabuhan. Namun pengawasan tersebut masih terkendala masalah jumlah personel. (*)

Editor : Timoteus Marten
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Imigrasi Manokwari Tekan Pelanggaran Warga Asing