Kaledonia Baru Bebaskan Visa Bagi Warga Vanuatu

share on:

Port Vila, Jubi –Prancis membebaskan visa masuk bagi pemilik paspor Vanuatu untuk memasuki wilayah Kaledonia Baru selama maksimum waktu tinggal tiga bulan.

Duta Besar Prancis di Vanuatu, Alain Duboispean (kiri) dan Perdan menteri Vanuatu, Charlot Salwai (kanan). -- RNZI/Hilaire Bule
Duta Besar Prancis di Vanuatu, Alain Duboispean (kiri) dan Perdan menteri Vanuatu, Charlot Salwai (kanan). — RNZI/Hilaire Bule

Kebijakan itu merupakan pemenuhan janji setelah Vanuatu mensponsori bergabungnya Kaledonia Baru dan Polinesia-Prancis menjadi anggota Forum Kepulauan Pasifik (PIF).

Hal itu disampaikan langsung oleh Duta Besar Prancis di Vanuatu, Alain Duboispean kepada Perdana Menteri Vanuatu, Charlot Salwai. Sebelumnya, Charlot sempat menagih janji kepada Prancis tentang kebijakan bebas visa tersebut.

Pada kesempatan itu, Alain juga menghaturkan terima kasih kepada Vanuatu atas dukungan yang telah mereka berikan kepada Kaledonia Baru dan Polinesia-Prancis untuk bergabung menjadi anggota PIF dalam forum PIF yang baru lalu di Negara Federasi Mikronesia, pekan lalu.

Namun, sesungguhnya Presiden Kaledonia Baru, Philippe Germain telah menyatakan rencana itu sejak kunjungan terakhirnya ke Vanuatu. Oleh karena itu, PM Salwai menyatakan terima kasih atas sikap Kaledonia Baru dan Prancis memenuhi janjinya.

Vanuatu adalah Negara bekas koloni Prancis dan Inggris hingga meraih kemerdekaannya pada tahun 1980. sementara, Kaledonia Baru telah masuk dalam daftar negara-negara dekolonisasi (decolonization list) sejak tahun 1986. (*)

Editor : Lina Nursanty
Sumber : radionz.co.nz
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kaledonia Baru Bebaskan Visa Bagi Warga Vanuatu