10 Kepala Kantor Kemenag Dilantik, Kakanwil Segera Koordinasi dengan Pemda

share on:
Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Jannus Pangaribuan (kanan) berdiskusi dengan salah satu pejabat baru usai pelantikan, Senin, (19/09/2016) - Jubi/Abeth You
Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Jannus Pangaribuan (kanan) berdiskusi dengan salah satu pejabat baru usai pelantikan, Senin, (19/09/2016) – Jubi/Abeth You

Jayapura, Jubi – Untuk mengisi kekosongan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua, Jannus Pangaribuan melantik sepuluh orang pejabat eselon III sebagai kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten dan satu orang pejabat eselon IV.

Jannus Pangaribuan mengatakan, pelantikan pejabat eselon III dan IV tersebut merupakan manajemen kepegawaian dan bagian dari dinamika organisasi.

“Kemenag Papua sudah tua, berusia 71 tahun. Dengan usia ini harus tetap bergerak maju, dinamis. Merujuk regulasi tentang pengangkatan PNS dalam jabatan struktural, pergeseran ini bagian dari dinamika. Maka jangan berpikir yang aneh-aneh. Ketika Tim Inspektorat Jenderal datang waktu lalu, salah satu temuannya bahwa ada jabatan yang lebih dari lima tahun dijabat,” kata Jannus Pangaribuan dalam sambutan di Aula Sasana Kridha Bakti, Kanwil Kemenag Papua, Senin (19/9/2016).

Dikatakan, tunjangan kinerja yang dipandangnya sebagai perhatian pemerintah yang sangat strategis dalam menyejahterakan aparaturnya. Maka, peraturan kepegawaian harus diperhatikan dan ditegakkan sebaik-baiknya, dimana dinilainya pelaksanaannya belum sepenuhnya sesuai tuntutan regulasi.

“Saya garis bawahi, pejabat adalah pelayan publik, bukan pada tempatnya untuk dilayani. Maka protokoler tidak lagi perlu berlebihan,” ujarnya.

Ia menekankan untuk sama-sama memahami lima nilai budaya kerja, bahwa pentingnya membangun kebersamaan dalam sistem internal. Tidak ada yang menjadi single fighter dalam organisasi.

“Saya mendorong kepada para pejabat sebagai bagian dari semangat bekerjasama itu apabila menuju ke tempat tugas baru agar segera melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Kita dituntut untuk merubah mindset. Jabatan adalah amanah. Artinya suatu kepercayaan yang harus terus dijaga, dilaksanakan. Bila suatu saat dicopot, mutasi, rotasi, itu adalah sesuatu yang biasa dalam organisasi. Keliru bila jabatan dianggap hak,” katanya.

Sepuluh kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten tersebut adalah Mathius Mangela Danda yang semula merupakan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Puncak Jaya, menjadi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tolikara. Yusak Mauri dari Kabupaten Tolikara ke Kabupaten Pegunungan Bintang, Luther Pongmakamba dari Kabupate Paniai ke Kabupaten Puncak Jaya, Markus Tayukbin dari Kabupaten Pegunungan Bintang ke Kabupaten Boven Digoel, Karel F. Mambay dari Kabupaten Jayawijaya ke Kabupaten Keerom.

Katrina dari Kabupaten Keerom ke Kabupaten Nabire, Reki Lumentah dari Kabupaten Nabire ke Kabupaten Paniai, Bernadhus Beliong dari Kabupaten Boven Digoel ke Kabupaten Jayawijaya, Oktovianus Kambubuy dari Kabupaten Mappi ke Kabupaten Asmat dan Yohanes Kristhotomus Dhendi dari Kabupaten Asmat ke Kabupaten Mappi.

Sementara pejabat Eselon IV yang dilantik adalah Gatut Aryoko sebelumnya Kepala Seksi Pendidikan Menengah Agama Kristen, menjadi Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan Kanwil Kemenag Provinsi Papua.

Kepala Kantor Kemenag Pegunungan Bintang, Yusak Mauri mengatakan, sekembalinya ke tempat tugas baru akan dilakukan penataan dan kordinasi antara Pemda setempat dan sesama bawahan. “Yang pertama itu kami lakukan kordinasi dulu,” katanya. (*)

 

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  10 Kepala Kantor Kemenag Dilantik, Kakanwil Segera Koordinasi dengan Pemda